Kotak Hitam Kedua Pesawat China Eastern Airlines Ditemukan
📅 Senin, 28 Mar 2022, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: ISTIMEWA
BEIJING - Tim SAR, pada Minggu (27/3), berhasil menemukan kotak hitam kedua yang berisi data penerbangan dari puing-puing pesawat Boeing 737-800 China Eastern Airlines yang jatuh dan menabrak lereng gunung di Tiongkok, beberapa waktu yang lalu.
Penerbangan MU5735 pada Senin lalu, dengan 132 orang di dalamnya, sedang dalam perjalanan dari kota barat daya Kunming ke Guangzhou di pantai ketika jatuh dari ketinggian jelajah menjelang pendaratan. Pesawat kehilangan ketinggian lebih dari 20.000 kaki hanya dalam waktu satu menit, sebelum menabrak lereng bukit di wilayah Guangxi.
Kecil harapan untuk menemukan korban selamat. Dalam konferensi pers, para pejabat mengumumkan semua orang di dalam pesawat, termasuk sembilan anggota awak, telah dipastikan tewas. Kecelakaan itu adalah bencana udara paling mematikan di Tiongkok daratan sejak 1994, ketika penerbangan China Northwest Airlines dari Xian ke Guangzhou jatuh, menewaskan semua 160 orang di dalamnya.
Penyebab kecelakaan China Eastern masih belum diketahui. Kotak hitam lainnya, yang berisi rekaman suara kokpit, ditemukan padaa Rabu, dan telah dikirim ke Beijing untuk diperiksa oleh para ahli.
"Kotak hitam kedua digali dari lereng di lokasi kecelakaan sekitar pukul 09.20 waktu setempat dalam kondisi berlumpur setelah hujan dalam beberapa hari terakhir," lapor media pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Perangkat, yang ditemukan 40 meter dari titik tumbukan dan 1,5 meter di bawah permukaan lereng, akan dikirim ke Beijing untuk diperiksa pada hari Minggu," ujarnya.
Kemungkinan Rusak
Pejabat dan pakar penerbangan telah memperingatkan bahwa kedua perekam bisa rusak parah akibat kecelakaan itu, yang akan mempersulit pengambilan data mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kru pencarian juga berusaha untuk memulihkan puing-puing dari pesawat, yang bisa memakan waktu berminggu-minggu, jika tidak lebih lama.
Dalam beberapa hari terakhir, para pekerja telah menemukan bagian-bagian mesin pesawat, sayap dan roda pendarat utama, bersama dengan potongan-potongan puing lainnya.
Para pejabat mengatakan telah menentukan titik tumbukan utama pesawat dan bahwa sebagian besar puing-puing terkonsentrasi dalam radius 30 meter dan kedalaman sekitar 20 meter di bawah tanah. Tetapi tim pencari juga menemukan puing-puing sepanjang 1,2 meter, kemungkinan dari pesawat, lebih dari 10 km dari lokasi kecelakaan utama.
Menurut situs pelacak penerbangan FlightRadar24, pesawat itu sempat tampak berusaha naik sebelum melanjutkan terjun ke bumi.
Pihak berwenang mengatakan pilot tidak menanggapi panggilan berulang dari pengontrol lalu lintas udara dan pesawat terdekat selama penurunan cepat. Tragedi itu telah mengejutkan negara itu dan membuat media sosial kewalahan ketika netizen mengurai sedikit petunjuk yang diketahui.
Pengawas dunia maya Tiongkok telah memerintahkan platform internet dan situs web untuk menekan netizen yang menyebarkan desas-desus dan teori konspirasi, dan ejekan online tentang bencana tersebut. Sejak kecelakaan itu, pihak berwenang telah melarang pengguna dan menutup akun untuk menangani lebih dari 167.000 rumor, mulai dari kematian tujuh direktur perusahaan hingga ramalan tentang kecelakaan pesawat pada akhir Maret.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!