Perhatikan Ini Ada Peringatan dari BMKG Banjarnegara: Warga Tetap Diminta Waspadai Curah Hujan Tinggi

Minggu, 06 Mar 2022, 08:13 WIB

Purwokerto - Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara, Jawa Tengah mengingatkan warga di wilayah setempat untuk tetap mewaspadai potensi curah hujan tinggi karena dikhawatirkan dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

"Kami terus mengajak seluruh warga di Kabupaten Banjarnegara serta kabupaten di sekitar seperti Purbalingga, Banyumas, Wonosobo, Kebumen dan lainnya untuk tetap meningkatkan kewaspadaan," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie ketika dihubungi dari Purwokerto, Sabtu.

Berdasarkan prakiraan dari BMKG diketahui bahwa potensi peningkatan curah hujan wilayah Kabupaten Banjarnegara masih dimungkinkan terjadi hingga bulan Mei 2022.

"Untuk itu kami mengajak masyarakat waspada terutama saat turun hujan deras dengan durasi yang lama karena dikhawatirkan dapat meningkatkan potensi bencana tanah longsor, hal ini perlu diperhatikan karena sebagian wilayah di Banjarnegara rawan longsor," katanya.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BPBD Banjarnegara dalam rangka penyebarluasan informasi mengenai perkembangan cuaca terkini.

"BMKG Banjarnegara terus berkoordinasi dengan BPBD terkait dengan peringatan cuaca, harapannya masyarakat dapat meningkatkan kehati-hatian," katanya.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk menjauh dari bantaran sungai, wilayah rawan banjir, serta lereng yang rawan longsor pada saat terjadi hujan lebat dengan durasi yang lama.

Kendati demikian, dia meminta masyarakat untuk tidak perlu panik, namun perlu tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mendukung upaya pengurangan risiko bencana.

"Kewaspadaan diperlukan karena dikhawatirkan meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, penurunan tanah, pohon tumbang dan lain sebagainya," katanya.

Selain itu, kata dia, BMKG Banjarnegara juga kembali mengajak masyarakat untuk senantiasa berperan aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana dengan mewujudkan budaya sadar bencana.

Salah satu caranya, kata dia, adalah dengan mau memahami potensi bencana yang ada di sekitarnya serta mengetahui jalur-jalur evakuasi bila suatu saat terjadi bencana.

"Selain itu, masyarakat juga dapat memulai perannya di lingkungan rumah masing-masing misalkan dengan melakukan pembersihan saluran air dari sampah-sampah yang dapat menghambat drainase. Dengan demikian diharapkan pada saat hujan tidak akan terjadi genangan karena adanya sumbatan di saluran air," katanya.

Dia menambahkan bahwa program mitigasi memerlukan peran serta semua pihak termasuk juga seluruh lapisan masyarakat yang ada di Banjarnegara.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pengedar Narkoba Makin Lihai, Dua Pemuda di Depok Ditangkap, Jual Tembakau Sintetis di Medsos

AI Gerus 268 Ribu Kerja Anak Muda Korsel, CORE: RI Wajib Antisipasi Sekarang

Kemenpar Rilis Infografis Statistik 10 Destinasi Pariwisata Prioritas

Biaya Logistik RI 14,29% PDB, Pakar Soroti 3 Penyebab Biaya Tinggi

Hina Hari Nyepi, Turis Asal Swiss Divonis Setahun Penjara

Gibran Gandeng Mahasiswa UI Pulihkan Trauma Anak-anak Korban Gempa NTT

Pontianak Alami Kepekatan Kabut Asap Super Ekstrem, Orangtua Tak Rela Anaknya Sekolah, Minta PJJ

Tingkatkan Keselamatan Wisatawan, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB

Mobil Listrik Omoda 4 Resmi Hadir di Indonesia, Cek Fitur dan Harganya!

Subsidi Motor Listrik Bergulir Lagi September, Mau Beli Motor Listrik Subsidi Rp5 Juta? Lirik Merek-merek Berikut

Rupiah Dibayangi Kebuntuan Selat Hormuz

Bantu Korban Gempa NTT, BNPB Terima 34,38 Ton Bantuan Logistik dari TNI AU dan Jakarta

AS Siapkan Sanksi Ekonomi Terberat dalam Sejarah untuk Iran

Kemenhub Perkuat Langkah Strategis Pengelolaan Keuangan 2026

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed dan Dua Wakilnya Ditangkap terkait Penerimaan Mahasiswa Baru

Banjir Merendam Thailand Utara, Dua Orang Tewas, Ribuan Penduduk Dievakuasi

Kabut Asap Kebakaran Hutan Ganggu Aktivitas, Sekolah di Banjarbaru Kalsel Masuk Pukul 09.00

IHSG Hari Ini Menguat! Naik 22,48 Poin ke Level 6.524 Saat Pembukaan

Dari Kampus ke Pasar Global, Mendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir

AirNav Indonesia Tuntaskan Program RBB 2026 di Boyolali

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.