Tingkatkan Keselamatan Wisatawan, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB

Jumat, 21 Agu 2026, 10:30 WIB

LOMBOK— Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat kompetensi pemandu wisata gunung di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meningkatkan keselamatan wisatawan selama pendakian. Penguatan kompetensi dilakukan melalui Tailor Made Training (TMT) yang dirancang sesuai dengan karakter pekerjaan dan kebutuhan pemanduan di medan gunung.

Pelatihan yang berlangsung pada 15–18 Agustus 2026 ini diikuti 17 peserta dari NTB dan sejumlah daerah lainnya. Kegiatan diselenggarakan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur bekerja sama dengan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) NTB.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Program Pelatihan (Stankomproglat) Kemnaker Abdullah Qiqi Asmara mengatakan, pemandu wisata gunung membutuhkan kompetensi khusus karena menghadapi karakter medan yang beragam serta situasi yang dapat berubah selama pendakian.

“Pemandu gunung bukan sekadar orang yang mengantarkan wisatawan menuju puncak. Mereka memiliki tanggung jawab untuk memastikan perjalanan berlangsung aman,” ujar Qiqi dalam keterangannya melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (21/8/2026).

Menurut Qiqi, kompetensi tersebut mencakup kemampuan menghadapi karakter medan, menangani situasi darurat, berkomunikasi dengan wisatawan, serta memahami aspek keselamatan dan pelestarian lingkungan.

Melalui TMT, peserta mendapatkan pembelajaran yang mengacu pada standar kompetensi dan dapat diterapkan dalam situasi nyata di lapangan. Materi pelatihan mencakup pelaksanaan pemanduan secara profesional, pelayanan kepada wisatawan, hingga penanganan kondisi darurat selama pendakian.

Keterlibatan APGI NTB dalam pelatihan turut memperkuat relevansi materi dengan kebutuhan profesi. Qiqi mengatakan, kolaborasi dengan asosiasi profesi penting untuk memastikan pelatihan vokasi selaras dengan tuntutan pekerjaan di lapangan.

“Kolaborasi ini membantu memperkuat keterkaitan antara pelatihan vokasi dan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Qiqi berharap, peningkatan kompetensi tersebut dapat memperkuat profesionalisme pemandu sekaligus memberikan rasa aman bagi wisatawan selama melakukan pendakian.

“Kualitas sumber daya manusia yang semakin baik mampu memberikan kontribusi terhadap pengelolaan destinasi pendakian yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di NTB,” pungkasnya.

  • keselamatan wisatawan

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Mobil Listrik Omoda 4 Resmi Hadir di Indonesia, Cek Fitur dan Harganya!

Subsidi Motor Listrik Bergulir Lagi September, Mau Beli Motor Listrik Subsidi Rp5 Juta? Lirik Merek-merek Berikut

Rupiah Dibayangi Kebuntuan Selat Hormuz

Bantu Korban Gempa NTT, BNPB Terima 34,38 Ton Bantuan Logistik dari TNI AU dan Jakarta

AS Siapkan Sanksi Ekonomi Terberat dalam Sejarah untuk Iran

Kemenhub Perkuat Langkah Strategis Pengelolaan Keuangan 2026

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed dan Dua Wakilnya Ditangkap terkait Penerimaan Mahasiswa Baru

Banjir Merendam Thailand Utara, Dua Orang Tewas, Ribuan Penduduk Dievakuasi

Kabut Asap Kebakaran Hutan Ganggu Aktivitas, Sekolah di Banjarbaru Kalsel Masuk Pukul 09.00

IHSG Hari Ini Menguat! Naik 22,48 Poin ke Level 6.524 Saat Pembukaan

Dari Kampus ke Pasar Global, Mendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir

AirNav Indonesia Tuntaskan Program RBB 2026 di Boyolali

Menlu RI Sugiono dan Menlu Tiongkok Wang Yi Gelar Pertemuan di Jakarta

Kabar Mengejutkan! KPK Tangkap Jajaran Rektorat Unsoed, Ini Penjelasan Selengkapnya

Program Relawan Bakti BUMN 2026 Berakhir, PTPN Group Sukses Perkuat Fondasi Desa Wisata Bulok

Libur Panjang Maulid Nabi, KAI Bandung Sediakan 60.717 Tiket Antisipasi Lonjakan Penumpang

AS Bersiap Hantam Iran dengan Sanksi Ekonomi Terberat Sepanjang Sejarah

Pramono Dorong Kolaborasi Tangani Masalah Transportasi

PIHPS Ungkap Harga Terbaru Cabai Rawit dan Telur Ayam, Segini Harganya

La Liga Spanyol: Mbappe dan Madrid Bidik Awal Sempurna di Markas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.