Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tidak Terima Dihukum FIFA dan UEFA! Rusia Ajukan Banding ke CAS Soal Sanksi Larangan Bertanding di Piala Dunia 2022 dan Klub Didepak dari Liga Europa

📅 Jumat, 04 Mar 2022, 14:46 WIB | Oleh:
Tidak Terima Dihukum FIFA dan UEFA! Rusia Ajukan Banding ke CAS Soal Sanksi Larangan Bertanding di Piala Dunia 2022 dan Klub Didepak dari Liga Europa Doc: Moskva News Agency
Ket. Pemain Timnas Rusia

Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait sanksi yang diberikan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) kepada tim nasional dan klub Rusia. Keputusan banding tersebut setelah RFU menilai sanksi tersebut tidak memiliki dasar hukum.

"RFU percaya bahwa FIFA dan UEFA tidak memiliki dasar hukum ketika memutuskan penangguhan tim Rusia. Itu melanggar hak dasar RFU sebagai anggota FIFA dan UEFA, termasuk hak untuk ambil bagian dalam kompetisi. Selain itu, keputusan untuk menarik tim nasional dari kualifikasi Piala Dunia 2022 dibuat di bawah tekanan dari saingan langsung di babak play-off, yang melanggar prinsip olahraga dan aturan permainan yang adil," bunyi pernyataan RFU, dikutip dari Reuters, Jumat (4/3).

RFU berharap ajuan banding tersebut bisa membuat Rusia bertanding kembali di kompetisi sepak bola pria maupun wanita. Bahkan, RFU juga meminta dispensasi agar hukuman ditangguhkan sementara selama proses banding tersebut.

"RFU akan meminta pengembalian hak bertanding untuk timnas pria dan wanita Rusia di seluruh ajang sepak bola yang mereka ikuti (termasuk Kualifikasi Piala Dunia di Qatar), dan juga kompensasi atas kerugian yang didapat," paparnya.

"Untuk memastikan kehadiran tim-tim Rusia dalam pertandingan berikutnya, RFU meminta proses kasus ini dipercepat. Jika FIFA dan UEFA menolak langkah ini, maka bakal ada persyaratan yang diajukan untuk penangguhan sementara hukuman FIFA dan UEFA" lanjutnya.

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) resmi memberikan sanksi kepada Rusia. Ini merupakan imbas dari konflik yang terjadi usai Rusia melancarkan invasi militer ke Ukraina.

Tim nasional dan klub-klub Rusia dilarang bertanding dalam seluruh kompetisi sepak bola di bawah naungan FIFA dan UEFA. Keputusan tersebut diambil Dewan FIFA bersama Komite Eksekutif UEFA.

"FIFA dan UEFA hari ini telah memutuskan bersama bahwa semua tim Rusia, baik tim nasional atau klub, akan ditangguhkan dari partisipasi dalam kompetisi FIFA dan UEFA hingga pemberitahuan lebih lanjut," bunyi pernyataan kedua federasi, dikutip dari laman resminya, Selasa (1/3).

Keputusan tersebut, membuat tim nasional Rusia tidak bisa menjalani laga semifinal playoff Piala Dunia 2022 melawan Polandia yang akan digelar Maret ini. Sementara, klub Spartak Moscow juga keluar dari kompetisi Liga Europa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Prancis Terguncang Kerugian...
Luar Negeri
Afghanistan-Pakistan Terlib...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Nasional
Mendagri Serahkan Jabatan K...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.