Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Timbulkan Bencana, BMKG Prediksi Sebagian Wilayah Jatim Dilanda Hujan Deras

📅 Jumat, 05 Nov 2021, 11:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Timbulkan Bencana, BMKG Prediksi Sebagian Wilayah Jatim Dilanda Hujan Deras Doc: ANTARA/HO BMKG
Ket. Pantauan cuaca BMKG Juanda.

Sidoarjo - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksikan jika sebagianwilayah di Jawa Timur berpotensi terjadi hujan deras pada siang dan sore hari, sehingga masyarakat diminta waspada kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Koordinator bidang data dan informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto, Jumat mengatakan, dari pantauan citra satelit yang dilakukan pada hari ini tercatat beberapa daerah di Jawa Timur berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang.

"Waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat di beberapa wilayah di Jawa Timur," katanya.

Ia mengatakan, pada pagi hari diprakirakan cuaca sebagian wilayah Jatim cerah, berawan, dan hujan ringan sampai sedang.

"Kemudian pada siang dan sore hari diprakirakan cerah, berawan, hujan ringan sampai sedang, dan hujan lebat disertai petir. Selain itu pada malam hari diprakirakan cerah, berawan, berkabut, dan hujan ringan sampai sedang," katanya.

Ia mengatakan, beberapa wilayah yang berpotensi terjadinya hujan lebat disertai dengan angin kencang pada siang dan sore hari di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kabupaten Madiun, Ngawi, Ponorogo, Pacitan.

"Selain itu juga berpotensi terjadi di Trenggalek, Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Jember dan Bondowoso," katanya.

Dari pantauan yang dilakukan hari ini, suhu udara berkisar antara 14 sampai 33 derajat Celsius, kemudian kelembaban udara antara 60 sampai 100 persen.

"Sedangkan arah angin dominan dari tenggara menuju ke timur dengan kecepatan 05 sampai dengan 30 kilometer per jam," ujarnya.

Ia mengatakan, pada saat peralihan musim kemarau ke musim hujan ini masyarakat diminta untuk lebih waspada akan bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi.

"Tingginya curah hujan akan berpengaruh pada kemungkinan terjadinya bencana banjir, tanah longsor atau juga bencana hidrometeorologi lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan yang ada di masing-masing kabupaten kota untuk menyampaikan informasi terbaru kondisi cuaca.

"Termasuk kepada masyarakat bisa mengakses informasi terkait BMKG melalui berbagai kanal yang sudah disediakan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Nasional
Pembangunan Harus Dirasakan...
Ekonomi
Gerakan Pangan Murah Hadir ...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.