Kabel Listrik Bawah Laut Terpanjang di Dunia Beroperasi

Minggu, 10 Okt 2021, 14:04 WIB

LONDON - Sambungan listrik bawah laut terpanjang di dunia antara Norwegia dan Inggris baru-baru ini telah aktif dan memungkinkan kedua negara untuk berbagi energi terbarukan.

Proyek North Sea Link tersebut diharapkan dapat membuat Inggris mengurangi emisi karbonnya sebesar 23 juta ton pada 2030.

Ket. Foto: Jalur proyek North Sea Link di Inggris. — Sumber: Istimewa

Kabel sepanjang 720 kilometer itu menghubungkan Blyth di Northumberland, di timur laut Inggris, ke Kvilllall, sebuah desa kecil di barat daya Norwegia. North Sea Link bergabung dengan Blyth, di timur laut Inggris, ke Kvilldal di barat daya Norwegia.

Seperti dikutip dari Euronews, awalnya ini akan memiliki kapasitas maksimum 700 Mega Watt (MW) yang akan ditingkatkan secara bertahap menjadi 1.400 MW dalam waktu sekitar tiga bulan.

National Grid Inggris, yang mengoperasikan interkonektor dalam usaha patungan dengan operator sistem Statnett Norwegia, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa setelah kapasitas penuh, North Sea Link harus menyediakan listrik bersih yang cukup untuk memberi daya pada 1,4 juta rumah.

Menurut pernyataan tersebut, ketika suplai pembangkit listrik tenaga angin di Inggris akan tinggi tetapi permintaan energinya rendah, energi terbarukan tambahan akan diekspor dari Inggris ke Norwegia dan menghemat air di reservoir Norwegia. Namun, ketika permintaan tinggi di Inggris tetapi pembangkit tenaga angin rendah, tenaga air dari Norwegia akan diimpor.

"Ini adalah hari yang menyenangkan bagi National Grid dan langkah penting karena kami ingin mendiversifikasi dan mendekarbonisasi pasokan listrik Inggris," kataPresiden National Grid Ventures,Cordi O'Hara.

"North Sea Link adalah prestasi rekayasa yang benar-benar luar biasa. Kami harus melewati pegunungan, fjord, dan melintasi Laut Utara untuk mewujudkannya. Tetapi saat kami menantikan COP26, Noth Sea Link juga merupakan contoh bagus dari dua negara yang bekerja bersama-sama memaksimalkan sumber daya energi terbarukan untuk saling menguntungkan," tambahnya.

Interkonektor tersebut membutuhkan waktu enam tahun untuk diselesaikan dengan biaya 1,9 miliar euro. Ini adalah interkonektor kelima ke National Grid dan menambah sambungan ke Belgia, Prancis, dan Belanda.

Menurut National Grid, 90 persen listrik yang diimpor melalui interkonektor pada 2030 akan berasal dari sumber nol-karbon yang seharusnya menghemat 100 juta ton karbon.

Sementara itu, Statnett mengoperasikan interkonektor kedua antara Norwegia dan Jerman, yang telah aktif musim dingin lalu.

Menurut statistik pemerintah, sekitar 98 persen listrik Norwegia dihasilkan dari sumber energi terbarukan dengan tenaga air mencapai 96 persen dari total. Tenaga angin dan tenaga panas mengambil 2 persen sisanya.

Sebuah makalah yang dirilis pekan lalu oleh pemerintah Inggris menunjukkan bahwa selama enam bulan pertama tahun ini, bahan bakar fosil menyumbang bagian yang lebih besar dari pembangkit listrik daripada energi terbarukan.

Makalah ini mencatat bahwa pembangkit listrik terbarukan menurun hampir 10 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020 karena kecepatan angin rata-rata yang lebih rendah dan kondisi cuaca yang kurang menguntungkan yang berdampak pada produksi angin dan matahari.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.