- Home
-
- Luar Negeri
-
- Saham Alibaba Melonjak Set...
Saham Alibaba Melonjak Setelah Meluncurkan Model AI Saingan DeepSeek
Kamis, 06 Mar 2025, 14:05 WIBBEIJING - Saham Alibaba melonjak lebih dari tujuh persen dalam perdagangan Hong Kong pada Kamis (6/3) setelah raksasa teknologi Tiongkok itu meluncurkan model kecerdasan buatan yang katanya dapat bersaing dengan DeepSeek, bintang teknologi tahun ini.
Para investor sangat mengagumi kemampuan AI Tiongkok sejak Januari, ketika DeepSeek meluncurkan chatbot canggih yang biayanya tampaknya jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya yang diasumsikan oleh para pemimpin industri Barat.
Alibaba mengatakan model AI terbarunya yang diumumkan pada Kamis (6/3) pagi, disebut QwQ-32B, memiliki "kinerja yang sebanding" dengan DeepSeek dan membutuhkan data yang jauh lebih sedikit untuk dijalankan.
Saham perusahaan e-commerce besar itu naik lebih dari tujuh persen sebelum jeda tengah hari dalam perdagangan di Bursa Efek Hong Kong.
Industri teknologi Tiongkok yang besar telah menikmati peningkatan kepercayaan pasar dalam beberapa minggu.
Salah seorang pendiri Alibaba, Jack Ma, terlihat bertemu dengan Presiden Xi Jinping dalam sebuah simposium untuk tokoh bisnis terkemuka negara itu bulan lalu.
Pengusaha miliarder itu mengkritik peraturan pemerintah pada akhir tahun 2020, sesaat sebelum Beijing menggagalkan IPO besar-besaran Alibaba yang akan segera dilakukan.
Tindakan keras regulasi yang lebih luas yang menyusul kemudian menghapus lebih dari satu triliun dollar nilai perusahaan teknologi besar Tiongkok.
Namun, keikutsertaan Ma dalam pertemuan bulan lalu mengisyaratkan potensi rehabilitasi publiknya setelah pertikaiannya dengan regulator.
Kehadiran DeepSeek tahun ini telah menyenangkan pihak berwenang, yang telah mengintensifkan upaya menghidupkan kembali aktivitas yang lesu di ekonomi terbesar kedua di dunia dalam beberapa bulan terakhir.
QwQ-32B milik Alibaba bergabung dengan pendatang baru lainnya, Yuanbao milik Tencent, dalam persaingan domestik yang meningkat dengan DeepSeek.
Dalam potensi dorongan bagi perusahaan, pada hari Rabu Beijing berjanji akan meningkatkan dukungan terhadap konsumsi, yang telah lesu di Tiongkok sejak pandemi Covid-19.
Alibaba yang berkantor pusat di Hangzhou, operator beberapa platform belanja daring terkemuka di Tiongkok, bulan lalu mengunkapkan rencana menginvestasikan lebih dari $50 miliar untuk AI dan komputasi awan selama tiga tahun ke depan.
- Alibaba
- Kecerdasan Buatan
- DeepSeek
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Resmi! Jember Fashion Carnaval 2026 Rilis Tema HEAL, saat Fashion Suarakan Kepedulian pada Manusia dan Bumi
-
IHSG Hari Ini Menguat Seiring Momentum Musim Laporan Keuangan Semester I
-
AI Gerus 268 Ribu Kerja Anak Muda Korsel, CORE: RI Wajib Antisipasi Sekarang
-
Akses Pendidikan Jadi Prioritas, DPRD Kota Tangerang Minta Disdik Bentuk Tim Khusus.
-
FPCI: Indonesia Youth Democracy Forum Pacu Generasi Muda Miliki Rasa Kepemilikan terhadap Demokrasi
-
Taman Robot Galaxy Dibuka di Korea Selatan, Ada Pertunjukan K-pop Bertenaga Robot AI
-
Kebakaran Hutan di Spanyol, Sebanyak 1.200 Warga Mengungsi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.