Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aspirin Elektrik, Terobosan Mutakhir untuk Obati Sakit Kepala

📅 Sabtu, 09 Okt 2021, 11:10 WIB | Oleh:
Aspirin Elektrik, Terobosan Mutakhir untuk Obati Sakit Kepala Doc: Istimewa

Seringkali beberapa dari kita merasakan sakit kepala saat beraktivitas. Terasa sangat menyebalkan jika kita sedang beraktivitas dan tiba-tiba terserang sakit kepala yang teramat sangat.

JIka sudah seperti ini, mengkonsumsi aspirin adalah jawaban yang tepat. Selain mudah ditemukan di mana-mana, aspirin yang mudah larut pun mampu bekerja secara cepat di dalam tubuh.

Namun tahukah kalian jika ada aspirin yang memanfaatkan teknologi, yaitu aspirin elektrik. Para ilmuwan gabungan dari Eropa berhasil mengembangkan aspirin elektrik yang digunakan dengan cara diimplan pada kranial atau tengkorak, khususnya di bagian rahang bergusi.

Jika sakit kepala menyerang, pengguna aspirin elektrik tersebut bisa langsung menempelkan alat berupa remot kontrol ke bagian gusi. Selanjutnya, aspirin yang telah tertanam akan memancarkan aliran listrik yang nantinya memblokir sinyal sakit kepala yang dipancarkan bagian sistem saraf atau sphenopalatine ganglion (SPG).

Dengan demikian, maka respon pada sistem saraf pusat atau pada otak terhadap adanya rangsang sakit kepala bisa dikurangi.

Aspirin elektrik memiliki beberapa kelebihan, di antaranya dapat mencegah keinginan bunuh diri karena stres memiliki sakit kepala akut. Selain itu dalam praktiknya alat ini juga lebih mudah digunakan ketimbang selalu membawa-bawa aspirin konvensional.

Kekurangannya, aspirin elektrik belum tersedia di semua wilayah dunia. Selain itu, harganya yang masih mahal pun membuat aspirin elektrik belum bisa dinikmati masyarakat umum.

Aspirin elektrik bisa menjadi sangat efektif karena bisa meredakan sakit kepala dalam kurun waktu 15 menit setelah alat tersebut bekerja. Sebuah statistik pun mencatat bahwa rata-rata penderita sakit kepala mengalami penurunan sebanyak 31 persen setelah menggunakan aspirin elektrik untuk mengobati sakit kepala di tiap pekannya.

Namun aspirin elektrik memiliki beberapa kendala, salah satunya adalah baru tersedia di negara-negara di Eropa saja. Di sisi lain, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) terkait fungsi dari aspirin elektrik sebelum disebarluaskan ke negara-negara lain.

Lalu, masalah lain yang ditimbulkan dari aspirin elektrik ini adalah harganya yang mahal sehingga tidak semua orang bisa memilikinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pemkot Bandung Berkomitmen ...
Daerah
Antusias Menyambut Bayi Bek...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.