Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tarif Tes PCR di Indonesia Masih Sepuluh Kali Lipat Lebih Mahal Dari India, Tompi: Kenapa Negara Lain Lebih Murah?

📅 Kamis, 12 Agu 2021, 17:43 WIB | Oleh:
Tarif Tes PCR di Indonesia Masih Sepuluh Kali Lipat Lebih Mahal Dari India, Tompi: Kenapa Negara Lain Lebih Murah? Doc: istimewa

Tarif Tes PCR Covid-19 di Indonesia masih terbilang mahal dibanding dengan negara lain. Dengan begitu, aturan yang dibuat Menteri Perdagangan (Mendag) menjadikan tes tersebut sebagai salah satu syarat untuk masuk mal di Jakarta sangat memberatkan masyarakat.

Bukan hanya sertifikat vaksinasi, Mendag Muhammad Lutfi menyatakan tes negatif PCR dan atau swab Antigen turut serta menjadi syarat untuk memasuki mal di Jakarta. Pesan itu, disampaikan Muhammad Lutfi saat meninjau persiapan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa, 10 Agustus 2021.

Namun amat disayangkan, harga tes PCR yang masih tinggi justru dinilai akan menyulitkan masyarakat, apalagi di tengah krisis akibat pandemi Covid-19 ini.

Merujuk acuan Kementerian Kesehatan, batasan tertinggi untuk pemeriksaan RT-PCR, termasuk pengambilan swab, sebesar Rp900 ribu.

Sedangkan untuk tarif tertinggi swab antigen, Kemenkes menetapkan harga Rp250 ribu untuk Pulau Jawa, dan Rp275 ribu untuk wilayah di luar Pulau Jawa.

Hasil fakta tersebut, dokter Tompi pun meminta Pemerintah untuk memberikan harga tes PCR atau Swab Antigen harus semurah mungkin. Hal itu disampaikan dalam unggahan di akun media sosial pribadinya pada Rabu, 11 Agustus 2021.

"Harga PCR atau swab harus semurah-murahnya!!! Negara harus hadir memastikan ini," ujar dr. Tompi, yang diunggah di akun Twitternya. ??Dia pun mempertanyakan kenapa harga tes PCR atau swab antigen di negara lain bisa jauh lebih murah dari Indonesia.

Di Dubai, Uni Emirat Arab, Otoritas Kesehatan Dubai (DHA) mematok harga tes usap hidung PCR seharga Rp607.000.

Sedangkan di India, harga tes PCR jauh lebih murah lagi, karena laboratorium swasta dilarang mematok tarif lebih dari Rp403.000.

Tompi pun memohon kepada Presiden Jokowi untuk menurunkan harga tes PCR semurah mungkin.

"Kenapa negara lain bisa lebih murah dari kita saat ini? Bukankah beli bayam 100 selalu lebih murah dari beli bayam 10. Ayo lah bisa! Mohon kendalinya Pak @jokowi," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

1.323 Lokasi Fasos Fasum Belum Diserahkan

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
1.323 Lokasi Fasos Fasum Be...
Megapolitan
Sekolah Harus Aman dan Nyam...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.