Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin Oposisi Malaysia Berkumpul Di Lapangan Merdeka Menuntut Muhyiddin Dan Kabinet Untuk Mengundurkan Diri

📅 Selasa, 03 Agu 2021, 09:13 WIB | Oleh:

Proses parlemen minggu lalu dibayangi oleh pengumuman oleh menteri hukum de facto Takiyuddin Hassan bahwa peraturan darurat yang diperkenalkan selama keadaan darurat telah dicabut pada 21 Juli.

Dalam teguran yang jarang terjadi, pihak istana mengatakan bahwa pemerintah telah mencabut peraturan tersebut tanpa persetujuan raja. "Yang Mulia menekankan bahwa pernyataan menteri di parlemen pada 26 Juli tidak akurat dan telah menyesatkan anggota parlemen," katanya.

Kantor Perdana Menteri, bagaimanapun, telah menyatakan bahwa tindakannya sesuai dengan hukum dan Konstitusi Malaysia.

Kamis sore lalu, gedung parlemen dikunci setelah diumumkan bahwa dua kasus COVID-19 terdeteksi di sana. Semua anggota parlemen dibuat untuk menjalani penyaringan sementara proses ditunda.

Rapat parlemen kemudian ditunda pada pukul 17:15 ketika wakil ketua mengatakan bahwa dua kasus COVID-19 terdeteksi.

Selanjutnya, direktur jenderal kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan 11 kasus COVID-19 terdeteksi di Dewan Rakyat pada hari Kamis, dan bahwa empat kasus kemungkinan besar adalah varian Delta yang sangat menular.

Selama akhir pekan, ratusan warga Malaysia berpakaian hitam menggelar protes anti-pemerintah yang menentang larangan pertemuan publik, menumpuk tekanan pada Muhyiddin untuk mengundurkan diri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.