Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menurut BMKG Ini Penyebab Gempa Jayapura, Akibat Aktivitas Deformasi Kerak Bumi Menengah

📅 Rabu, 07 Jul 2021, 21:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menurut BMKG Ini Penyebab Gempa Jayapura, Akibat Aktivitas Deformasi Kerak Bumi Menengah Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Peta gempa M 5,2 di Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (7/7/2021).

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bermagnitudo5,2 pada Rabu pukul 19.30 WIB di Kabupaten Jayapura, Papua, akibat aktivitas deformasi kerak bumi di kedalaman menengah.

Gempa yang dimutahirkanmenjadi bermagnitudo5 episenter terletak pada koordinat 2,91 LS dan 139,6 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 99 KMarah utara Kota Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua, pada kedalaman 111 KM.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi di kedalaman menengah," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang S Prayitno dalam keterangannya di Jakarta.

Bambang mengatakan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault).

Guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di daerah Wamena dan Jayapura, III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar dia.

Hingga pukul 20.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Bambang mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Selain itu periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Lebanon Babak Belur, 18 Per...
Megapolitan
Pemprov: Pada HUT Jakarta 2...
Megapolitan
Ribuan Warga Padati CFD PLN...
Kemenpar: Indonesia Raih Peringkat Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia

Kemenpar: Indonesia Raih Peringkat Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.