Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Hiu Merah, Robot Laut Buatan Indonesia

📅 Selasa, 09 Feb 2021, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hiu Merah, Robot Laut Buatan Indonesia Doc: Istimewa.

JAKARTA - Bekerja sama dengan PT Robomarine Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan (Balitbang Kemhan), berhasil membuat karya yang membanggakan. Karya membanggakan itu sebuah robot laut atau Remotely Operated Vehicle (ROV) yang diberi nama Hiu Merah.

Mengutip keterangan yang diunggah situs resmi Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), ROV Hiu Merah ini telah dirintis Balitbang Kemhan dan PT Robomarine Indonesia sejak tahun 2015. Menurut KKIP, teknologi ROV sebenarnya bukan sesuatu yang baru diterapkan di Indonesia. Robot penyelam laut dalam ini setidaknya sudah digunakan kalangan sipil, seperti Badan Penerangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan tentunya TNI AL, terutama Satuan Kapal Ranjau (Satran) di Tripartite Class dan kapal Oseanografi Rigel Class.

"ROV sendiri seringkali digunakan untuk pencarian bangkai pesawat, salah satunya adalah ketika kasus jatuhnya Lion Air di tahun 2018 silam. Dalam kasus jatuhnya kapal, ROV dapat digunakan dengan maksimal untuk mencari posisi bangkai kapal, korban bahkan black box. Bila kita menilik film Titanic, kita bisa lihat bagaimana ROV bekerja sehingga bisa mengungkap kondisi kapal pada saat tenggelam," demikian keterangan KKIP dalam situs resminya.

Lalu seperti apa kecanggihan dari Hiu Merah si robot laut buatan Balitbang Kemhan dan PT Robomarine Indonesia ini? Hiu Merah atau wahana bawah laut buatan Balitbang Kemhan ini punya kemampuan menyelam hingga kedalaman 150 m. Hiu Merah adalah platform yang stabil untuk melakukan gerakan lurus dan manuver, dengan payload hull yang sesuai dengan kebutuhan operasi pemindaian dasar laut.

Menurut KKIP, berbeda dengan AUV atau Autonomous Underwater Vehicle, ROV cara kerjanya menggunakan jalur kabel untuk mendukung kendali dan transmisi data secara realtime. ROV dikendalikan secara remote dari permukaan. Biasanya digunakan untuk pekerjaan dalam laut, antara lain untuk tujuan dokumentasi, eksplorasi dasar laut, penanggulangan, penyelidikan, pencarian dan pertolongan (SAR).

"Juga digunakan untuk pengeboran tambang, penggalian ata penguburan bentangan kabel dan lain sebagainya. Umumnya ROV dilengkapi dengan lampu dan kamera video, sehingga nantinya mampu untuk melihat dengan jelas dan merekam video di bawah air," urai KKIP dalam situs resminya.

Sebelumnya, Kepala Balitbang Kemhan,Marsda Julexi Tambayong menegaskan, badan penelitian dan pengembangan yang dipimpinnya perannya sangat penting dan strategis.

"Melalui penelitian dan pengembangan yang dilakukan selama ini, diharapkan bisa tercipta karya-karya anak dalam negeri yang bisa memperkuat pertahanan negara" ujarnya.

Ditegaskannya juga, bahwa Kementerian Pertahanan sebagai kementerian yang menaungi Balitbang Kemhan berkomitmen memberdayakan kegiatan penelitian dan pengembangan dalam negeri untuk penguatan pertahanan negara.

"Kemhan berkomitmen dalam memberdayakan litbang dalam negeri untuk penguatan pertahanan negara," kata Julexi.

Menurut Marsda Julexi, Kemhan selama ini telah memberikan perhatian dan dukungan yang luar biasa terhadap kegiatan litbang pertahanan. Khususnya yang dilaksanakan oleh Balitbang Kemhan.

"Selama ini Balitbang Kemhan telah diberikan telah diberikan perhatian dan dukungan yang luar biasa dalam melaksanakan litbang pertahanan," ujarnya. ags/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Minta Warganya Hind...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.