Ketua KPK Rutin Donor Darah
📅 Minggu, 14 Jun 2020, 20:53 WIB | Oleh: Yolanda Permata Putri Syahtanjung
Doc: Istimewa
JAKARTA - Tepat hari Minggu (14/6), dunia kembali memperingati Hari Donor Darah. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengatakan pada peringatan ini sebagai pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya menjadi seorang pendonor darah.
Firli mengaku cukup aktif dalam kegiatan donor darah, baik sebagai peserta atau panitia, maupun keduanya. Kegiatan donor darah selalu mewarnai kegiatan sosial semasa bertugas sebagai Kapolres, Kapolda, dan Kabaharkam Polri.
"Alhamdulillah, kebiasaan tersebut berlanjut dan bisa saya lakukan di sela-sela padatnya rutinitas tugas dan tanggung jawab sebagai Pimpinan KPK, terlebih lagi saya selalu diingatkan oleh keluarga terutama puteri tercinta, yang kebetulan mengenyam pendidikan di fakultas kedokteran," kata Firli, di Jakarta, Minggu (14/6).
Firli menambahkan dengan tema Hari Donor Darah Sedunia tahun ini yaitu Save Blood Saves Lives seyogianya menjadi pelecut kesadaran bersama, agar ikut terlibat dan turut berperan aktif bersama masyarakat dunia, dalam upaya menyelamatkan banyak jiwa.
Menurutnya, banyak sekali manfaatnya jika rutin mendonorkan darah, antara lain menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah, menurunkan kolesterol dan risiko terkena kanker, merawat organ hati, meningkatkan produksi darah, dan manfaat serta kebaikan lainnya.
"Selain itu, sungguh besar amal ibadah para pendonor darah dan kebaikan ini kelak akan dibalas oleh-Nya baik didunia maupun di akhirat kelak. Jika kita besama-sama konsisten melakukan hal ini," ungkapnya.
Firli mengajak masyarakat untuk menjadi pendonor darah hari ini, lalu mulai berkomitmen menjadi donor reguler dan memberikan darah sepanjang tahun. Yang tak kalah penting adalan untuk menjadi relawan untuk mengkampanyekan program dunia ini.
"Seperti halnya yang hanya bisa saya lakukan hari ini, membuat tulisan berisi ajakan serta informasi seputar manfaat donor darah dan tulisan ini akan saya sebar ke keluarga, sahabat, rekan kerja, dan masyarakat luas melalui media massa dan jejaring media sosial.
Ia mengatakan, ikut berperan aktif dalam kegiatan donor darah berarti telah berkontribusi mewujudkan cita-cita dibentuknya negara kita untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. Serta, telah mengamalkan nilai-nilai Pancasila terutama sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab karena peduli dengan sesama, dimana kegiatan donor darah dilakukan bersama-sama, gotong royong seperti esensi sila keempat.
Kegiatan donor darah salah wujud kecintaan, kepedulian sehingga kita mau tergerak untuk berbagi. Masyarakat tentu rela berbagi karena memiliki kepedulian, kepeduliaan muncul karena adanya kecintaan.
"Sulit rasanya kita peduli kalau tidak memiliki kecintaan. Jadi modal awal untuk berbagi adalah kecintaan dan kepedulian, love, care and share. Ingat, hidup bukanlah siapa yang terbaik, namun seberapa banyak kebaikan yang bisa kita lakukan dalam hidup yang singkat di dunia fana ini, salah satunya dengan mendonorkan darah, untuk memyelamatkan jiwa," tutupnya. ola/N-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!