Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

-

Penjualan Uniqlo Anjlok di Korsel

📅 Sabtu, 10 Agu 2019, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjualan Uniqlo Anjlok di Korsel Doc: AFP/Jung Yeon-je
Ket. unjuk rasa I Warga Korea berunjuk rasa membawa poster berisi ajakan untuk tidak membeli produk atau barang-barang buatan Jepang, di Korea Selatan, awal Agustus lalu.

SEOUL - Penjualan ritel barang-barang Jepang, seperti pakaian kasual Uniqlo, di Korea Selatan, menurun tajam setelah dibaikot oleh warga Negeri Ginseng itu. "Kami dapat mengonfirmasi bahwa langkah pemboikotan itu telah berdampak pada penjualan di Korea," kata seorang juru bicara pemilik Uniqlo, Fast Retailing, Jumat (9/8).

Namun Retailing menolak menyebut nilainya. Langkah pemboikotan yang dilakukan warga Korea Selatan terhadap produk Jepang itu disebabkan oleh masalah ekonomi dan diplomatik. Pada bulan lalu, Tokyo melakukan pembatasan terhadap ekspor tiga bahan utama (fluorinated polyimide, resist dan hydrogen fluoride) yang biasa digunakan perusahaan Korea Selatan untuk membuat semikonduktor dan layar smartphone.

Akibatnya berbagai barang diboikot, mulai dari bir hingga alat tulis. Ini merupakan kondisi terburuk dalam hubungan kedua sekutu Amerika Serikat (AS) itu selama beberapa dekade terakhir. Langkah pembatasan ekspor Jepang dilakukan setelah para pejabat Jepang menganggap Korea Selatan tidak mengawasi dengan ketat penggunaan bahan-bahan tersebut. Sebab, selain bisa dimanfaatkan di sektor tekhnologi, ketiga bahan itu juga bisa diterapkan membangun perangkat militer. Jepang menuduh Korea Selatan memberi akses ke Korea Utara untuk mendapat beberapa bahan tersebut.

Saat ini, Korea Utara sedang berada di bawah sanksi dan dilarang mengembangkan program senjata nuklir. Pejabat Korea Selatan membantah tuduhan Jepang itu. Ia mengatakan telah menyelidiki impor dan penggunaan bahan kimia dan tidak menemukan kesalahan apa pun. Selain masalah penurunan penjualan, Uniqlo juga baru-baru ini menutup tokonya di Seoul. Uniqlo memiliki hampir 190 toko di Korea Selatan. Perusahaan ini menjual sekitar 140 miliar yen atau 1,3 miliar dollar AS pakaian setiap tahun di Korea atau sekitar 6,6 persen dari total pendapatan. ang/AFP/P-4

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.