Perlu Antisipasi 4 Tantangan Ekonomi Global
📅 Kamis, 14 Feb 2019, 00:04 WIB | Oleh: Tim PenulisPada 2018, CAD Indonesia mencapai 2,98 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau sekitar 31,1 miliar dollar AS.
Faisal menjelaskan transaksi berjalan terdiri atas ekspor-impor yang terjadi setiap hari, sedangkan rupiah sangat mengandalkan kekuatan modal asing yang masuk.
"Rupiah akan menguat sustainable jika CAD turun dan capital inflow naik, terutama FDI (Foreign Direct Investment)," tutur dia.
Menurut Faisal, yang terjadi saat ini, CAD tersebut bukan sepenuhnya terkait defisit neraca migas. Sebenarnya penyebab defisit adalah anjloknya ekspor nonmigas. "Yang meningkat impor nonmigas yang dahsyat. Gula saja kita impor, garam juga, beras juga impor," tukas dia.ahm/WP
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!