Inggris Termotivasi Capaian Piala Dunia

Sabtu, 08 Sep 2018, 01:00 WIB

Sukses melaju ke babak empat besar di Russia memulihkan kebanggaan kepada tim nasional Inggris.

LONDON - Inggris memulai langkah menuju Piala Eropa 2020 dengan laga melawan Spanyol. Pertandingan kontra "La Furia Roja" itu berlangsung kurang dari dua bulan usai Inggris berhasil menghidupkan kembali kecintaan penggemar mereka kepada "The Three Lions" di Russia 2018.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Juan Mabromata

Sukses melaju ke babak empat besar di Russia sebelum kekalahan dari Kroasia di semifinal memulihkan kebanggaan kepada tim nasional Inggris dan berharap bahwa hal-hal yang lebih baik akan datang.

Gareth Southgate memainkan tim dengan skuad termuda ketiga dalam kompetisi di Russia. Fabian Delph yang kini berusia 28 tahun adalah anggota tertua skuad asuhan Southgate untuk laga Liga Bangsa-bangsa UEFA (UEFA Nation League), Sabtu (8/9). Inggris menjamu Spanyol dan kemudian melakoni laga persahabatan melawan Swiss pada hari Selasa. Pemain veteran Gary Cahill, Jamie Vardy dan Ashley Young tak termasuk dalam skuad yang dirilis Southgate.

Bertekad ingin melanjutkan hasil postif yang mereka raih di Piala Dunia, Southgate lebih memilih Joe Gomez, 21 dan Luke Shaw, 23.

"Piala Dunia adalah panggung terbesar bagi pesepakbola mana pun," ujar Shaw. "Senang sekali melihat betapa bagusnya kami sebagai tim dan seberapa jauh kami melangkah," sambungnya.

Gomez dengan tegas berada dalam rencana Southgate untuk tampil Russia setelah membintangi pertandingan persahabatan melawan Brasil dan Jerman. Tapi cedera pergelangan kaki mengakhiri musimnya lebih awal dan menghancurkan mimpinya bermain di Piala Dunia.

"Saya pikir tim melakukan apa yang mereka lakukan di musim panas memberi kesempatan untuk mencoba membangun momentum itu," ujar bek Liverpool itu. "Untuk melakukannya, kami harus melanjutkan level performa itu, mencapai semifinal dan final," sambungnya.

Southgate mendapat sambutan hangat untuk persiapan yang memungkinkan Inggris melampaui harapan dengan melaju ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 28 tahun.

Namun, dia sekarang harus waspada terhadap euforia lima pekan usai meraih hasil bagus di Russia. Inggris harus memanfaatkan momentum itu sebaik mungkin.

Pertandingan pertama di Liga Bangsa-bangsa UEFA membantu tugas Southgate. Laga kompetitif menghadapi lawan dengan level teratas akan lebih baik daripada sekedar pertandingan persahabatan tradisional. Hasil bagus akan membuat Inggris kian percaya diri dapat memenangkan Piala Eropa 2020 yang digelar di negara mereka.

Debut Luis Enrique

Bagi pelatih Spanyol Luis Enrique, laga melawan Inggris adalah debut dan ujian perdananya. "Ini gaya saya dan saya tidak peduli jika Anda tidak menyukainya," ujarnya pada April 2016 saat ditanya apakah dia merasa kasihan karena mencaci maki seorang jurnalis, yang kritis terhadap tingkat kebugaran pemain Barcelona.

Performa Barca merosot tetapi mereka masih memenangkan dua gelar domestik sebulan kemudian. Hasil itu setahun setelah dia membawa Barca merebut tiga gelar pada musim pertamanya, menyamai pencapaian Pep Guardiola pada 2009.

Kini dia akan membawa gaya kepelatihannya yang sangat teliti dan dinamis ke ruang ganti Spanyol jelang menjalani tes pertamanya di Wembley melawan Inggris.

Luis Enrique dituntut membawa tim asuhannya kembali ke level atas. Namun dia kemungkinan akan menghadapi penentantang terhadap kebijakannya melarang banyak hal pada pemain.

Dia melarang pemain menggunakan ponsel, waktu tidur lebih awal, denda untuk keterlambatan latihan, dan lebih sedikit hari libur. ben/AFP/S-1

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Review Harusnya Horror: Hantu Wibu, Komedi, dan Kreator Konten dalam 106 Menit

Kapasitas Terpasang Panas Bumi Baru 11,6%, Bahlil: Jangan Tahan Konsesi!

Komisi XIII DPR Buka Peluang Bentuk Badan Khusus soal TPPO

Empat Pekerja Tewas Tertabrak Kereta di Jepang, Negara dengan Catatan Keselamatan KA Terbaik di Dunia

Gempa NTT, UMI Makassar Kirim Tim Medis dan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

Ayam Tukong Kalbar Tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Indonesia

Brimob Polda Sumut Sediakan Dapur Lapangan bagi Warga Terdampak Bencana

Celios: Utang Swasta Melambat, Pemerintah Meningkat!

DPR: Pengalihan Status Guru PPPK Terobosan Tata Kelola Pendidikan

Dinas Kehutanan Kalsel Berupaya Keras Cegah Karhutla Meluas ke Hutan Lindung Liang Anggang

Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Hasil Studi: Pramugari dan Pilot Paling Berisiko Terkena Kanker terkait Radiasi

Pasokan Air Terbatas, Ribuan Hektare Sawah di Karawang Tidak Ditanami

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP ke Pasar

BPBD Karawang Didistribusikan 828.000 Liter Air Bersih ke 15 Desa

Indonesia Kini Punya IBMA, Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional

Tim Gabungan Berbagai Unsur Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan 10,65 Hektare di Penajam

Pascagempa NTT, PT Pertamina Tunggu Hasil Tes Struktur Kekuatan Dermaga Reo

Adik Kim Jong-un Ragukan Klaim Trump tentang Pembicaraan Rahasia AS-Korea Utara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.