Masalah dan Kontroversi Hadang Piala Dunia Qatar 2022

Jumat, 20 Jul 2018, 01:00 WIB

Setelah Russia sukses menggelar salah satu Piala Dunia terbaik yang pernah ada, pesta terakbar sepakbola itu kini akan dihelat di Qatar pada 2022. Segudang masalah dan kontroversi telah mewarnai persiapan negara Timur Tengah itu.

Sejak Qatar yang tim nasionalnya tak pernah muncul di kompetisi tertinggi dunia itu resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, keputusan FIFA telah banyak dipertanyakan.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/KARIM JAAFAR

Empat tahun menjelang Piala Dunia pertama digelar di kawasan Timur Tengah banyak yang mengkhawatirkan situasi di sana bakal kurang mendukung.

Qatar diguncang oleh krisis diplomatik, dituduh mendukung terorisme, menghadapi tuduhan korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia. Selain itu jadwal turnamen yang bergeser ke bulan November dan Desember untuk pertama kalinya dan ketidakpastian tentang berapa banyak tim akan mengambil bagian pada 2022, menjadi gelaran empat tahun mendatang itu dipertanyakan.

Emir Qatar mengklaim bahwa gelaran Piala Dunia di negaranya akan didukung oleh negara lain di Timur Tengah. Tapi klaim itu telah sangat dirusak oleh banyak ketegangan politik.

Sejak Juni 2017, sekelompok negara tetangga termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah membekukan hubungan dengan Qatar. Negara-negara itu menuduh Qatar mendukung ekstremisme dan terlalu dekat dengan Iran.

Krisis diplomatik itu telah berlangsung 13 bulan dan menunjukkan sedikit tanda-tanda bakal mereda. Kondisi itu tak pelak telah mengguncang negara paling stabil Timur Tengah yang tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Para pejabat di Arab Saudi dan UEA telah secara terbuka menyerukan pembatalan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia. Sebagai bagian dari krisis, warga Saudi dan UEA dicegah oleh pemerintah mereka bepergian ke Qatar. Padahal sebelum sengketa penyelenggara Piala Dunia Qatar 2022 memprediksi 1,5 juta penggemar akan hadir di Doha. FIFA telah berupaya mengatasi masalah tersebut. Presiden FIFA Gianni Infantino berusaha menyeimbangkan hubungannya dengan Qatar dengan kedekatannya dengan putra mahkota Saudi, Mohammed bin Salman.

Meski demikian segudang masalah seputar Qatar 2022 masih memgemuka. Investigasi korupsi berlanjut dengan kantor Kejaksaan Agung Swiss menyelidiki penunjukkan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Penyelidikan itu terkait suap terhadap beberapa mantan pengurus FIFA.

Masalah lainnya adalah terkait kompensasi untuk liga-liga top Eropa termasuk Spanyol, Inggris dan Jerman karena harus menangguhkan liga mereka selama gelaran "Piala Dunia Musim Dingin". ben/AFP/S-1

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Review Harusnya Horror: Hantu Wibu, Komedi, dan Kreator Konten dalam 106 Menit

Kapasitas Terpasang Panas Bumi Baru 11,6%, Bahlil: Jangan Tahan Konsesi!

Komisi XIII DPR Buka Peluang Bentuk Badan Khusus soal TPPO

Empat Pekerja Tewas Tertabrak Kereta di Jepang, Negara dengan Catatan Keselamatan KA Terbaik di Dunia

Gempa NTT, UMI Makassar Kirim Tim Medis dan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

Ayam Tukong Kalbar Tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Indonesia

Brimob Polda Sumut Sediakan Dapur Lapangan bagi Warga Terdampak Bencana

Celios: Utang Swasta Melambat, Pemerintah Meningkat!

DPR: Pengalihan Status Guru PPPK Terobosan Tata Kelola Pendidikan

Dinas Kehutanan Kalsel Berupaya Keras Cegah Karhutla Meluas ke Hutan Lindung Liang Anggang

Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Hasil Studi: Pramugari dan Pilot Paling Berisiko Terkena Kanker terkait Radiasi

Pasokan Air Terbatas, Ribuan Hektare Sawah di Karawang Tidak Ditanami

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP ke Pasar

BPBD Karawang Didistribusikan 828.000 Liter Air Bersih ke 15 Desa

Indonesia Kini Punya IBMA, Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional

Tim Gabungan Berbagai Unsur Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan 10,65 Hektare di Penajam

Pascagempa NTT, PT Pertamina Tunggu Hasil Tes Struktur Kekuatan Dermaga Reo

Adik Kim Jong-un Ragukan Klaim Trump tentang Pembicaraan Rahasia AS-Korea Utara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.