Cegah Insomnia untuk Tingkatkan Kualitas Hidup
📅 Kamis, 15 Mar 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Yang paling baik untuk penderita insomnia adalah dengan memperbaiki kebiasaan tidurnya dan menerapkan kebiasaan tidur yang baik. Aurora memberikan contoh dengan memiliki rutinitas tidur sebagai salah satu kebiasaan tidur yang baik.
"Jadi tubuh suka rutinitas karena dapat membuatnya lebih tenang karena sudah tahu apa yang akan dihadapi dan memiliki kendali sehingga mengakibatkan kurangnya tingkat stres," jelas Aurora.
Memiliki rutinitas juga mengolah hal-hal yang negatif dan mempersiapkan hal yang akan dihadapi. gma/R-1
Jangan Remehkan Sarapan
Sarapan adalah aktivitas yang harus dilakukan setiap harinya. Sarapan juga disebut-sebut sebagai makanan yang paling penting dan tidak boleh terlewatkan.
Sarapan yang bernutrisi dibutuhkan untuk kesehatan tubuh. Yang ideal sarapan adalah yang mengandung banyak serat, protein, dan mineral sehingga bersemangat melakukan aktivitas hingga siang hari. Namun banyak orang yang sengaja melewatkan sarapan dengan alasan ingin menurunkan berat badan namun itu dinilai kurang tepat.
Sarapan dapat membakar lemak dalam tubuh, menjaga gula darah, membantu untuk mengatasi rasa lapar atau keinginan untuk memakan makanan ringan terus-menerus, mengurangi risiko penyakit jantung, mengurangi risiko penyakit jantung serta meningkatkan konsentrasi dan produktivitas harian.

Menurut data yang diperoleh dari Mayo Clinic, 31 juta orang di dunia tidak melakukan sarapan setiap paginya. Hal tersebut dapat diakibatkan dari berbagai macam alasan. Bisa karena mobilitas tinggi dan sibuknya pekerjaan, terburu-buru melakukan aktivitas pagi sehingga lupa sarapan, dan diet.
Sejalan dengan pentingnya pentingnya tidur yang cukup dan tidak melewatkan sarapan, McDonald's Indonesia kembali menggelar National Breakfast Day. Tahun ini, McDonald's Indonesia membagikan 167 ribu Chicken Muffin di 167 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Diharapkan dengan agenda tahunannya ini, dapat mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk menjalani rutinitas dan pentingnya sarapan setiap harinya.
"Kami sangat senang melihat antusiasme pelanggan terhadap National Breakfast Day di setiap tahunnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini kami kembali melihat antrean panjang di 167 gerai yang berpartisipasi. Hal ini mencermin kesadaran masyarakat akan sarapan yang terus tumbuh," kata Sutji Lantyka selaku Associate Director of Communications McDonald's Indonesia.
Kegiatan ini juga merupakan salah satu strategi dari McDonald's untuk menikmati sarapan tanpa perlu menghabiskan banyak waktu. McDonald's pun bekerjasama dengan komunitas Buku Berkaki yaitu komunitas pecinta buku yang secara rutin berkeliling ke panti asuhan untuk membagikan dan membacakan buku untuk anak-anak.
Kerja sama ini dilakukan untuk mengedukasi anak-anak akan pentingnya sarapan melalui pembacaan cerita-cerita pendek. Karena berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh The Diet Channel menemukan bahwa anak-anak yang meninggalkan sarapan cenderung berperilaku agresif dan cepat lelah. gma/R-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!