Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspadai Banjir dan Tanah Longsor Akibat Cuaca Ekstrem di Wilayah Sumatera Selatan

📅 Senin, 27 Mar 2023, 16:08 WIB | Oleh:
Waspadai Banjir dan Tanah Longsor Akibat Cuaca Ekstrem di Wilayah Sumatera Selatan Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. Petugas membersihkan tanah longsor yang menutup akses jalan di Kecamatan Ulu Ogan pada Jumat (11/3).

BATURAJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, meminta warga di daerah itu agar mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.

Manajer Pusat PengendalianOperasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Komering Ulu (OKU)Gunalfi di Baturaja, Senin, mengatakan bahwa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel), termasuk Kabupaten OKU berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang selama dua hari ke depan.

"Hujan lebat dan berlangsung lama ini berpotensi menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor khususnya di daerah rawan bencana," katanya.

Apalagi, kata dia, Kabupaten OKU termasuk salah satu daerah di Sumsel yang rawan terjadi bencana banjir dan tanah longsor sehingga masyarakat diminta waspada agar tidak menimbulkan korban jiwa.

"Khususnya masyarakat yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan harus lebih waspada karena bencana dapat terjadi kapan saja. Terlebih lagi saat ini merupakan puncak musim hujan," katanya.

Sebagai upaya antisipasi, BPBD OKU telah mendirikan posko penanggulangan bencana di 13 kecamatan di wilayah itu untuk menanggulangi bencana alam sedini mungkin agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Setiap posko disiagakan personel BPBD dan dibantu tim relawan di setiap kecamatan yang siap siaga menghadapi banjir dan tanah longsor dengan peralatan yang memadai.

Relawan di setiap posko ini bertugas mengantisipasi sekaligus memantau titik rawan bencana alam di wilayah masing-masing selama 24 jam agar cepat ditanggulangi.

"Mereka juga bertugas membantu BPBD OKU dalam aksi penanggulangan, termasuk mengevakuasi korban jika terjadi bencana alam," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

40 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.