Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada Penyakit Katarak, IDI Kabupaten Blora Berikan Informasi Gejala dan Pengobatan yang Tepat

📅 Senin, 25 Nov 2024, 13:12 WIB | Oleh:
Waspada Penyakit Katarak, IDI Kabupaten Blora Berikan Informasi Gejala dan Pengobatan yang Tepat Doc: iStockphoto/FG Trade
Ket. Ilustrasi

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Blora idikabblora.org mengadakan edukasi kesehatan kepada masyarakat tentang bahaya dari penyakit katarak serta pengobatan yang tepat bagi penderitanya.

Katarak merupakan sebuah penyakit mata yang sering dialami oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Faktanya, penderita katarak di Indonesia sendiri menempati peringkat tertinggi di Asia Tenggara, serta ketiga tertinggi di dunia. Sebuah data survei bahkan mencatat bahwa setidaknya angka kebutaan di Indonesia mencapai 1,5 persen dari jumlah penduduknya. 

IDI yang merupakan organisasi sekaligus wadah profesi bagi para dokter di Indonesia didirikan pada tanggal 24 Oktober 1950. IDI Kabupaten Blora merupakan cabang dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang berfungsi sebagai organisasi profesi bagi dokter di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung pengembangan profesi kedokteran, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan. IDI Kabupaten Blora rutin mengadakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan USG untuk ibu hamil dan pengobatan bagi pasien penyakit kandungan.

Apa saja ciri-ciri seseorang menderita penyakit katarak?

IDI Kabupaten Blora menjelaskan bahwa ciri-ciri seseorang yang menderita penyakit katarak dapat dikenali melalui berbagai gejala yang muncul seiring perkembangan kondisi ini. Berikut adalah beberapa ciri-ciri utama katarak meliputi:

1. Penglihatan yang buram

Penderita katarak biasanya mengalami penglihatan yang semakin buram, seperti melihat melalui kaca yang berkabut. Ini terjadi karena lensa mata menjadi keruh akibat penggumpalan protein.

2. Mata sensitif terhadap adanya cahaya

Penderita penyakit katarak akan sering merasa silau atau tidak nyaman saat melihat sumber cahaya yang terang. Ini dapat termasuk lampu dalam ruangan atau sinar matahari langsung.

3. Perlu mengganti kacamata secara terus-menerus

Penyakit katarak dapat mempengaruhi lensa dapat menyebabkan penglihatan ganda, di mana objek terlihat ganda meskipun hanya satu mata yang terbuka. Katarak sering dimulai di bagian tengah lensa, sehingga dapat mempengaruhi kemampuan untuk melihat objek dekat, seperti saat membaca atau menjahit

Apa saja jenis obat yang bisa dikonsumsi bagi penderita penyakit mata katarak?

Penderita katarak memiliki beberapa pilihan obat yang dapat digunakan untuk membantu mengelola gejala dan memperlambat perkembangan penyakit. Namun cara yang paling cepat adalah dengan melakukan operasi kecil pada mata. Berikut adalah obat yang direkomendasikan oleh IDI terhadap penyakit katarak:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

49 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.