Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Jangan Khawatir, Mensos Pastikan Perbaiki Rumah Rusak Akibat Banjir di Cirebon

📅 Sabtu, 09 Mar 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Jangan Khawatir, Mensos Pastikan Perbaiki Rumah Rusak Akibat Banjir di Cirebon Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (tengah kerudung hitam) saat melihat kondisi rumah warga yang rusak akibat banjir di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (8/3/2024) malam.

Cirebon - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memastikan siap membantu perbaikan infrastruktur maupun rumah warga yang rusak akibat bencana banjir di Cirebon, Jawa Baratpada Selasa (5/3), asalkan warga setempat mengajukan usulan terlebih dahulu.

"Nanti Pak Kuwu-Kepala Desa- bisa usulkan ke kami untuk perbaikan rumah warga yang rusak," kata Risma saat ditemui seusai meninjau lokasi terdampak banjir di Desa SidaresmiCirebon, Jumat malam.

Ia menyebutkan, perbaikan hunian warga yang rusak harus mengikuti prosedur. Artinya usulan itu mesti secepatnya dibuat dari pihak desa setempat agar proses pembetulan bisa direalisasikan.

Risma menjelaskan, dari hasil tinjauannya, ditemukan ada beberapa rumah milik masyarakat di Desa Sidaresmi yang rusak karena terdampak banjir.

Meski banjir telah surut, dirinya mengaku prihatin atas kondisi warga yang menjadi korban serta menderita kerugian tidak sedikit baikdari segi materi maupun non-materi.

Bahkan, Risma sempat mendengarkan keluhan warga di desa itu yang merasa lelah sebab banjir selalu terjadi setiap tahun saat puncak musim hujan tiba.

"Ini belum selesai, masih berapa hari. Kita mulai menghitung bantuan bagi warga yang terdampak banjir," katanya.

Ia menyatakan, untuk mempercepat proses penanganan pasca-banjir di Cirebon, tim taruna siaga bencana (tagana) dari kabupaten/kota terdekat ikut dikerahkan mulai Sabtu (9/3).

Para petugas tagana, kata Risma, disiagakan untuk membantu warga yang masih berjibaku membersihkan tempat tinggalnya dari lumpur bekas banjir. Mereka pun bakal menyalurkan logistik bantuan kepada para korban.

"Anak-anak tagana dengan tim kami sudah beberapa hari ada di sini. Setelah ini kami kirim kekuatan tim tagana dari daerah-daerah sekitar untuk menambah kapasitas, terutama kebutuhan makanan," katanya.

Sementara Anggota Komisi VIII DPR RISelly Andriani Gantina menyampaikan pada Kamis (7/3), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyerahkan dana operasional Rp250 juta serta sejumlah bantuan logistik dan peralatan guna mengurangi dampak banjir di Cirebon.

Bantuan logistik, katanya, terdiri atasperahu, pompa air, sandang dan pangan, serta hal lainnya yang sangat dibutuhkan warga pasca-banjir.

"Bantuan dari BNPB ini bisa menjadi pemantikuntuk bisa mendorong pihak lainnya menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir," kata Selly.

Dia juga menuturkan, setelah musibah ini, seluruh pemangku kepentingan harus duduk bersama dan melakukan kajian untuk mengatasi akar masalah terkait bencana banjir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

30 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.