Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub DIY Ingatkan Petani Akan Pentingnya Gunakan Benih Unggul Capai Target Produksi Padi

📅 Kamis, 25 Jan 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub DIY Ingatkan Petani Akan Pentingnya Gunakan Benih Unggul Capai Target Produksi Padi Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Petani di Bulak Blawong, Desa Trimulyo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggunakan alat mesin pertanian untuk kegiatan tanam padi musim tanam 2024. Rabu (24/1/2024).

Bantul - Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (Wagub DIY) Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X menekankan pentingnya penggunaan benih unggul berkualitas dalam upaya mencapai target produksi padi guna mendukung target produksi beras nasional.

Wagub DIY dalam sambutan pada Gerakan Tanam Padi di Bulak Blawong, Desa Trimulyo, Kabupaten Bantul, DIY, Rabu mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menetapkan target produksi padi sebesar 649.000 ton dengan luas tanam mencapai 122.000 hektare.

"Dalam upaya mencapai target tersebut kami memahami pentingnya penggunaan benih unggul yang berkualitas. Penggunaan benih yang tepat harus diikuti dengan aplikasi teknologi budidaya lainnya," kata Wagub DIY.

Menurut dia, penggunaan teknologi budidaya pertanian yang tepat seperti penggunaan pupuk berimbang juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap produktivitas produksi dan mutu hasil produksi tanaman padi.

Selain padi, kata Wagub DIY, DIY juga menargetkan produksi jagung sekitar 237.000 ton dengan luas tanam mencapai 46.000 hektare.

Oleh karena itu, pihaknya juga menekankan pentingnya penggunaan benih unggul dan penerapan teknologi budidaya untuk mencapai hasil yang optimal, dalam upaya mendukung swasembada pangan nasional.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam sambutannya menekankan bahwa swasembada harus menjadi prioritas, dan upaya mencapainya tidak boleh memberatkan para petani.

Menurut dia, keterjangkauan dan dukungan terus-menerus kepada petani diharapkan dapat mempercepat pencapaian target nasional produksi beras. Untuk itu, pemerintah akan terus berkomitmen mendampingi dan memberi dukungan penuh pada aktivitas tanam petani.

Dia mengatakan, pemerintah akan terus berupaya menggenjot masa tanam dan produksi padi tahun 2024. Selain itu juga menyiapkan benih unggul secara gratis untuk petani hingga pupuk bersubsidi di berbagai daerah.

Pemanfaatan kemajuan teknologi dan inovasi yang diterapkan dalam sektor pertanian, kata Amran akan memaksimalkan hasil panen sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Gagasan besarnya adalah transformasi pertanian tradisional menjadi pertanian modern. Kita bersaing dengan negara lain dengan bertransformasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.