Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upaya Wujudkan Perdamaian, Menlu Wang Yi dan Antony Blinken Bicarakan Timur Tengah Via Telepon

📅 Sabtu, 13 Apr 2024, 07:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upaya Wujudkan Perdamaian, Menlu Wang Yi dan Antony Blinken Bicarakan Timur Tengah Via Telepon Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing pada Jumat (12/4/2024).

Beijing - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi berbicara dengan mitranya Menlu Amerika Serikat Antony Blinken melalui sambungan telepon untuk membahas situasi terkini di Timur Tengah.

"Pada Kamis malam 11 April, Menteri Luar Negeri Wang Yi berbicara dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken melalui telepon atas permintaan AS. Menteri Blinken berbagi pandangan AS mengenai situasi saat ini di Timur Tengah," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing pada Jumat.

Menurut Mao Ning, Menlu Wang Yi mengatakan Tiongkok mengutuk keras serangan terhadap Konsulat Iran di Suriah.

"Menlu Wang Yi menekankan keamanan misi diplomatik tidak dapat diganggu gugat dan kedaulatan Iran dan Suriah harus dihormati," tambah Mao Ning.

Peningkatan eskalasi di Timur Tengah, menurut Wang Yi merupakan dampak terbaru dari konflik Gaza.

"Kebutuhan mendesak saat ini adalah mengakhiri konflik secepat mungkin. Tiongkok menyerukan kepada pihak-pihak yang berkonflik untuk menerapkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2728, segera menerapkan gencatan senjata, dan menghentikan krisis kemanusiaan," ungkap Mao Ning.

Mao Ning mengemukakan bahwa Tiongkok akan terus memainkan peran konstruktif dalam menyelesaikan masalah Timur Tengah dan membantu meredakan situasi.

"Secara khusus AS juga perlu memainkan peran konstruktif," ujarMao Ning.

Konflik di Timur Tengah memanas sejak 7 Oktober 2023 saat Israel melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza menyusul serangan oleh Hamas yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Saat ini lebih dari 33.100 warga Palestina telah terbunuh di Gaza, dan lebih dari 75.800 orang terluka selain menyebabkan kehancuran massal, pengungsian dan menyebabkan sebagian besar penduduk berada di ambang kelaparan.

Pernyataannya muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran pasca serangan Israel ke konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada 1 April yang sedikitnya menewaskan 13 orang, termasuk tujuh anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Diantara mereka yang tewas adalah Jenderal Mohammad Reza Zahedi, seorang komandan senior Pasukan Quds IRGC di Suriah dan Lebanon, dan wakilnya Jenderal Hadi Haj Rahemi.

Ketegangan bertambah karena penasihat militer utama Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan tidak ada satu pun kedutaan Israel yang aman sehingga Israel pun menutup 28 misi diplomatik di wilayah Asia Timur sebagai antisipasi aksi pembalasan Iran.

Hal itu kemudian dibalas dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz yang menyatakan pada Rabu (10/4) bahwa militer negaranya akan menyerang Iran secara langsung jika Teheran melancarkan serangan dari wilayahnya terhadap Israel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.