Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UIN Mataram kukuhkan tiga guru besar

📅 Senin, 17 Jul 2023, 18:46 WIB | Oleh:
UIN Mataram kukuhkan tiga guru besar Doc: ANTARA/Nur Imansyah
Ket. Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Prof Masnun Tahir didampingi tiga Guru Besar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) usai dikukuhkan di UIN Mataram, Senin (17/7).

MATRAM -- Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat Prof Masnun Tahir mengukuhkan tiga Guru Besar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Senin.

Tiga guru besar tersebut, Prof Syarifudin sebagai Guru Besar ke-29 Bidang Ilmu Teaching English as a Foreign Language (TEFL) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Selanjutnya, Prof Masnun sebagai Guru Besar ke-30 Bidang Ilmu Teknologi Pendidikan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Kemudian, Prof Nurul Lailatul Khusniyah sebagai Guru Besar ke-31 Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

"Alhamdulillah hari ini kita kukuhkan tiga guru besar, maka jumlah guru besar di UIN Mataram telah mencapai 31 orang," kata Rektor UIN Mataram Prof Masnun.

Para guru besar yang dikukuhkan ini adalah para ahli waris keilmuan, sehingga dihadiri oleh keluarga besar, para guru dan guru besar sebagai tamu terhormat dalam walimah jami'ah.

"Selanjutnya, dalam waktu dekat ini akan ada calon guru besar yang akan dikukuhkan, sehingga nantinya UIN Mataram akan memiliki 50 orang guru besar sesuai target, menjadi barakna haulahu," ujarnya.

Untuk mendukung target tersebut UIN Mataram telah menetapkan berbagai kebijakan untuk mendorong percepatan guru besar.

Salah satu kebijakan tersebut', yakni dibentuknya tim percepatan peningkatan jabatan fungsional bagi dosen-dosen UIN Mataram, termasuk percepatan guru besar, lektor kepala dan lektor.

UIN Mataram juga berkomitmen untuk memberikan fasilitas-fasilitas yang mendukung percepatan peningkatan jabatan fungsional.

Guru besar menjadi idaman akademis sebagai strata tertinggi di kampus. Untuk mencapai guru besar jalannya berliku-liku, menunggunya lama dengan antrean panjang, karenanya meraih guru besar patut disyukuri.

"Demikianlah kita terlahir tidak paket jadi, ada proses pencarian untuk lahir sebagai profesor. Sosok profesor sebagai gelar jabatan fungsional tertinggi dalam keilmuan, panutan dan menjadi referensi otoritatif," terangnya.

Keberadaannya menjadi modal akreditasi unggul danbrandingUIN Mataram. Oleh karena itu, profesor harus menjadi motor penggerak dalam mengembangkan dan melahirkan SDM yang bermanfaat untuk agama dan bangsa melalui UIN Mataram.

"Selamat kepada tiga guru besar dan kepada keluarga besar yang mendampingi semoga menjadi sedekah ilmiah bagi UIN Mataram dan peradaban," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

20 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.