Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Topan Super Yagi Mengancam Tiongkok Selatan

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 10:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Topan Super Yagi Mengancam Tiongkok Selatan Doc: SCMP
Ket. Topan super Yagi diperkirakan akan menerjang daratan pada Jumat sore di sepanjang wilayah pesisir dari Hainan hingga provinsi tetangga Guangdong.

HONG KONG - Topan dahsyat Yagi pada hari Jumat (6/9) bergerak menuju provinsi kepulauan Hainan di Tiongkok, saat pihak berwenang bersiap menghadapi badai yang mungkin menjadi badai terkuat dalam satu dekade yang melanda pantai selatan negara itu.

Topan diperkirakan akan menerjang daratan pada Jumat sore di sepanjang wilayah pesisir dari Hainan -- tujuan wisata populer -- hingga provinsi tetangga Guangdong, kata kantor berita pemerintah Tiongkok Xinhua, mengutip pihak berwenang.

Kementerian sumber daya air pada hari Kamis meningkatkan tanggapan darurat terhadap banjir di kedua provinsi ke tingkat tertinggi ketiga.

"Yagi kemungkinan akan menjadi topan terkuat yang melanda pantai selatan Tiongkok sejak 2014, sehingga membuat upaya penanggulangan banjir dan pencegahan menjadi sangat menantang," kata Xinhua, menurut pertemuan yang diadakan oleh pejabat banjir.

Dengan kecepatan angin lebih dari 240 kilometer (149 mil) per jam, topan tersebut "setara dengan badai Kategori 4", menurut NASA Earth Data.

Di Hong Kong, yang mengalami hujan lebat semalam saat Yagi melintas dalam jarak 400 kilometer, peringatan topan tertinggi ketiga di kota itu akan berlaku hingga pukul 12.40 siang (0440 GMT).

Perdagangan di bursa saham Hong Kong dihentikan pada hari Jumat, sementara sekolah tetap ditutup dan transportasi umum di pusat keuangan dibatasi.

Pihak berwenang mengatakan tiga orang terluka, tetapi kerusakannya terbatas karena hujan terus mengguyur kota itu pada hari Jumat.

Tiongkok Selatan sering dilanda topan selama musim panas dan musim gugur yang terbentuk di lautan hangat di sebelah timur Filipina dan kemudian bergerak ke barat.

Namun, perubahan iklim telah membuat badai tropis semakin tidak dapat diprediksi sekaligus meningkatkan intensitasnya -- mendatangkan hujan lebat dan hembusan angin kencang yang mengakibatkan banjir bandang dan kerusakan pesisir, kata para ahli.

Awal minggu ini, Yagi telah memicu banjir dan tanah longsor di pulau utama Filipina, Luzon, dan menewaskan sedikitnya 13 orang.

Setelah bergerak melalui Tiongkok selatan, kapal tersebut akan menuju Vietnam, dalam perjalanan menuju wilayah utara dan utara-tengah di sekitar situs warisan UNESCO yang terkenal, Teluk Halong, pada hari Sabtu.

Pihak berwenang Vietnam telah mendesak sekitar 2.200 wisatawan di pulau-pulau pesisir untuk kembali ke daratan pada hari Kamis, dan memobilisasi lebih dari 2.700 personel militer untuk membantu persiapan menghadapi topan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.