Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Topan Shanshan Ganggu Transportasi di Jepang

📅 Senin, 02 Sep 2024, 02:39 WIB | Oleh:
Topan Shanshan Ganggu Transportasi di Jepang Doc: AFP/Philip FONG
Ket. Hentikan Operasi | Dua warga Jepang berjalan melewati gerbang akses ke jalur kereta peluru Shinkansen di Stasiun Tokyo yang ditutup pada Sabtu (31/8). Layanan Shinkansen dihentikan setelah Topan Shanshan menerjang di Jepang.

TOKYO - Topan kuat yang kini telah melemah menjadi badai tropis dilaporkan masih mengganggu arus penerbangan dan kereta di Jepang pada Sabtu (31/8) lalu, dan pihak berwenang setempat telah mengeluarkan peringatan kemungkinan tanah longsor yang disebabkan oleh hujan lebat.

Shanshan, yang saat menghantam merupakan salah satu topan terkuat yang melanda Jepang dalam beberapa dekade, menerjang Pulau Kyushu pada 29 Agustus lalu, tetapi kini kecepatannya telah berkurang menjadi 90 kilometer/jam dari 252 kilometer/jam.

"Topan tersebut telah menewaskan sedikitnya 7 orang dan melukai lebih dari 120 orang lainnya," menurut Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Jepang.

Setelah diturunkan menjadi badai tropis, Shanshan berada di lepas pantai wilayah Wakayama barat dan bergerak ke timur.

"Harap tetap waspada terhadap tanah longsor, banjir, dan sungai yang meluap," ucap Badan Meteorologi Jepang.

Sebuah kota di wilayah Gifu bagian tengah, mengeluarkan peringatan evakuasi tingkat tinggi kepada 2.000 penduduknya di dekat sungai yang meluap, sementara beberapa kota di Hokkaido utara dilanda hujan lebat.

Lebih dari 32.000 rumah tangga di wilayah selatan Kagoshima, tempat Shanshan menerjang daratan pada Kamis, masih tanpa listrik, menurut operator.

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim meningkatkan risiko hujan lebat di Jepang dan tempat lainnya karena atmosfer yang lebih hangat menahan lebih banyak air.

Hujan deras pada tahun 2021 memicu tanah longsor dahsyat di kota resor pusat Atami yang menewaskan 27 orang. Dan pada tahun 2018, banjir dan tanah longsor menewaskan lebih dari 200 orang di Jepang bagian barat selama musim hujan tahunan di negara tersebut. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.