Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Topan Kong-rey Mendekat, Taiwan Tutup Kantor dan Sekolah

📅 Kamis, 31 Okt 2024, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Topan Kong-rey Mendekat, Taiwan Tutup Kantor dan Sekolah Doc: AFP
Ket. Seorang penjaga pantai bertugas terlihat dengan latar ombak menghantam dinding penahan ombak saat Topan Besar Kong-rey bergerak menuju Taiwan, di Keelung pada 31 Oktober 2024.

KEELUNG - Taiwan ditutup pada hari Kamis (31/10) saat Topan Super Kong-rey mendekat, memaksa ribuan orang mengungsi.

Ombak setinggi 10 meter menghantam pantai di sepanjang pantai timur pegunungan yang berpenduduk sedikit, tempat Topan Kong-rey diperkirakan akan menerjang daratan dalam beberapa jam.

Topan Kong-rey membawa hembusan angin berkecepatan hampir 250 kilometer per jam (155 mil per jam), menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan AS.

Badai tersebut saat ini lebih kuat daripada Topan Gaemi, topan terkuat yang melanda Taiwan dalam delapan tahun ketika menerjang daratan pada bulan Juli.

"Dengan mendekatnya topan, kita harus mewaspadai angin kencang di dekat pusat," kata Chu Mei-lin dari peramal cuaca negara bagian, Administrasi Cuaca Pusat, dalam sebuah pengarahan.

"Dampaknya terhadap seluruh Taiwan akan cukup parah."

Pekerjaan dan sekolah di seluruh Taiwan dihentikan pada hari Kamis karena orang-orang bersiap menghadapi badai.

Jalanan di Taipei sebagian besar sepi saat hujan lebat dan angin kencang melanda ibu kota.

"Topan ini terasa sangat kuat," kata pekerja kantoran berusia 52 tahun Kevin Lin kepada AFP saat menikmati hari liburnya di rumah.

"Saya terbiasa dengan banyaknya topan di Taiwan, dan saya tidak merasa takut."

Pasukan Siaga

Setidaknya 27 orang terluka akibat cuaca buruk, pohon-pohon tumbang dan empat tanah longsor tercatat, kata Badan Pemadam Kebakaran Nasional pada hari Kamis, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Pihak berwenang masih berusaha menghubungi dua wisatawan Ceko yang diyakini sedang mendaki di Ngarai Taroko di Hualien setelah mereka tidak dapat dihubungi melalui satelit dan telepon seluler.

Lebih dari 400 penerbangan domestik dan internasional dibatalkan sementara semua layanan feri dihentikan. Sekitar 18.000 rumah kehilangan aliran listrik, tetapi sebagian besar telah disambungkan kembali, kata pejabat penanganan bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.