Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI AU Modifikasi Cuaca, Pastikan WWF di Bali Kondusif

📅 Senin, 20 Mei 2024, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI AU Modifikasi Cuaca, Pastikan WWF di Bali Kondusif Doc: ANTARA/HO-Humas TNI AU
Ket. TNI AU mempersiapkan garam untuk disebarkan di langit wilayah Bali untuk memodifikasi cuaca, Minggu (19/5/2024).

JAKARTA - Jajaran TNI Angkatan Udara (AU) melakukan modifikasi cuaca untuk memastikan kegiatan skala internasional World Water Forum (WWF) Ke-10 di Bali berjalan dengan kondusif.

Berdasarkan siaran pers yang diterima, Senin (20/5), TNI AU mengerahkan Pesawat Cassa 212 A-2105 dari Skuadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh untuk melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada Minggu (19/5).

Pesawat yang diawaki Lettu Pnb Bintang dan Lettu Pnb Arya melakukan penyemaian 800 KG NaCL Powder (garam) di ketinggian 7.000 hingga 10.000 kaki.

Garam tersebut disebarkan di beberapa titik langit wilayah Bali. Langkah ini diharapkan TNI AU dapat membantu mengantisipasi terjadinya curah hujan tinggi selama WWF berlangsung pada 18 Mei sampai 25 Mei 2024.

Dalam operasi ini, TNI AU tidak melakukannya sendiri melainkan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

TNI berharap dua instansi tersebut bisa terus bekerja sama demi memastikan gelaran internasional itu berjalan dengan lancar.

World Water Forum merupakan forum internasional yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan pada sektor sumber daya air, mulai dari pemerintah, parlemen, pemimpin politik, lembaga multilateral, politisi, akademisi, masyarakat sipil, hingga pelaku usaha.

World Water Forum Ke-10 mengusung tema "Air untuk Kesejahteraan Bersama" dan akan membahas beberapa subtema, yakni ketahanan dan kesejahteraan air; air untuk manusia dan alam; pengurangan dan pengelolaan risiko bencana; tata kelola, kerja sama, dan diplomasi air; pembiayaan air berkelanjutan, dan pengetahuan dan inovasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

56 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.