Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI AL Bantu Penyelamatan Kapal Wisata Rusak Propeler di Raja Ampat

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 16:12 WIB | Oleh:
TNI AL Bantu Penyelamatan Kapal Wisata Rusak Propeler di Raja Ampat Doc: ANTARA/HO-Humas Kodaeral XIV Sorong
Ket. Kapal wisata KLM Sanya Pacific High yang mengalami kerusakan propeler di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya, Rabu (4/3).

SORONG -- Kapal tunda TNI AL di bawah kendali Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XIV Sorong, Kapal TD Umsini, melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap kapal wisata KLM Sanya Pacific High yang mengalami kerusakan propeler di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Komandan Kapal TD Umsini Kodaeral XIV Peltu Nav Aris Malulun di Sorong, Kamis, menjelaskan seluruh awak kapal dalam kondisi selamat setelah mendapatkan pertolongan dari Kapal TD Umsini.

“Seluruh ABK KLM Sanya Pacific High berjumlah sembilan orang dalam keadaan aman dan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut," ujarnya.

Menurut dia, prioritas utamanya adalah keselamatan personel serta memastikan kapal dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman untuk pemeriksaan teknis lebih lanjut.

Dia mengisahkan kapal wisata tersebut diketahui mengalami kedaruratan saat berlayar di sekitar Pulau Pam.

Insiden bermula ketika KLM Sanya Pacific High berangkat dari Pulau Penemu menuju Pulau Pam pada Senin (2/3).

"Namun setelah menempuh perjalanan sekitar satu mil laut, kapal mengalami kerusakan akibat baling-baling (propeler) terlepas sehingga kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran," paparnya.

Informasi mengenai kondisi darurat tersebut diterima Staf Operasi Kodaeral XIV pada Selasa (3/3) dari Kapten kapal KLM Sanya Pacific High Irwandi, yang meminta bantuan evakuasi. Laporan tersebut kemudian segera disampaikan kepada Komandan Kodaeral XIV Laksamana Muda TNI Djatmoko.

Djatmoko kemudian langsung memerintahkan Kapal TD Umsini untuk bergerak menuju lokasi guna memberikan bantuan. "Pada pukul 17.15 WIT kapal tunda tersebut bertolak dari Sorong menuju titik kejadian," ucapnya.

Kapal TD Umsini tiba di lokasi pada Rabu (4/3) sekitar pukul 00.04 WIT. Tim kemudian melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kapal serta kesehatan awak kapal.

Setelah mempertimbangkan faktor keselamatan, termasuk kondisi cuaca dan medan perairan, proses penarikan kapal dilaksanakan pada Kamis (5/3) pukul 07.11 WIT dengan prosedur ketat dan penuh kehati-hatian guna menghindari kerusakan tambahan pada lambung kapal maupun terumbu karang di kawasan konservasi tersebut.

"Selanjutnya KLM Sanya Pacific High ditarik menuju kolam bandar di sekitar wilayah Pelabuhan Umum Sorong untuk lego jangkar dan menjalani pemeriksaan teknis lebih lanjut oleh tim terkait dan otoritas maritim," katanya.

Djatmoko mengapresiasi  kesiapsiagaan unsur di jajarannya yang cepat merespons situasi darurat di wilayah perairan kerja Kodaeral XIV, yang selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, bahwa komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan laut, sekaligus melaksanakan misi kemanusiaan guna membantu masyarakat maritim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.