Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Beri Selamat ke PM India Narendra Modi Atas Kemenangan di Pemilu

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Beri Selamat ke PM India Narendra Modi Atas Kemenangan di Pemilu Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning.

Beijing - Pemerintah Tiongkok menyampaikan selamat atas kemenangan Narendra Modi yang saat ini menjadi Perdana Menteri (PM) India dalam pemilihan umum negara tersebut.

"Kami mencatat hasil pemilu India dan menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi dan Aliansi Demokratik Nasional (NDA)," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Tiongkok pada Rabu.

PM India Narendra Modi pada Selasa (4/6) mengklaim kemenangan partai Koalisi bernama Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang dipimpin oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) memenangkan Pemilu India 2024 dengan suara mayoritas. Kemenangan koalisi tersebut mengisyaratkan bahwa PM Narendra Modi bakal memimpin India untuk periode ketiga.

"Tiongkok siap bekerja sama dengan India demi kepentingan mendasar kedua negara, menggarisbawahi kepentingan menyeluruh hubungan kita, menatap masa depan dan memajukan hubungan bilateral di jalur yang sehat dan stabil," tambah Mao Ning.

Ia menyebut hubungan Tiongkok-India yang sehat dan stabil penting bagi dua negara dan kondusif bagi perdamaian dan pembangunan di kawasan.

"Posisi Tiongkok dalam hubungannya dengan India konsisten dan sangat jelas. Kami selalu percaya bahwa hubungan Tiongkok-India yang sehat dan stabil merupakan kepentingan kedua negara," ungkap Mao Ning.

Tiongkok, menurut Mao Ning, berharap India sama-sama akan bertindak demi kepentingan mendasar kedua bangsa, bekerja dengan arah yang sama dan berupaya untuk hubungan Tiongkok-India yang sehat dan stabil.

Menurut hasil yang diumumkan Komisi Pemilu India pada Selasa malam, Partai Bharatiya Janata (BJP) memenangi 239 kursi dan memimpin dua kursi lagi di majelis rendah parlemen yang beranggotakan 543 orang.

Sementara itu, oposisi utama Kongres Nasional India memperoleh 95 kursi dan unggul dalam empat kursi lainnya.

Hasil tersebut menunjukkan aliansi NDA akan meraih lebih dari 272 kursi, jumlah yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan, sementara aliansi oposisi diperkirakan akan mendapatkan setidaknya 230 kursi.

Sebelum pemilu enam minggu yang dimulai pada 19 April itu diselenggarakan, aliansi Modi menargetkan meraih 400 kursi. Artinya jumlah perioleh NDA turun signifikan dibandingkan saat Pemilu 2019, sebanyak 303 kursi.

Sementara aliansi oposisi pimpinan Partai Kongres bernama INDIA meraih 232 kursi.

Pemilu India berlangsung sejak 19 April hingga 1 Juni 2024, lebih dari 640 juta orang memberikan suara mereka dalam Pemilu India 2024.

Dalam kampanye, Modi berjanji tidak akan berhenti mengentaskan kemiskinan, memberantas korupsi dan mewujudkan industrialisasi hijau di negara tersebut.

Modi juga mengaku akan memenuhi janji untuk mengubah ekonomi India menjadi yang terbesar ketiga di dunia dari peringkat kelima saat ini. Modi juga akan memajukan produksi pertahanan India, meningkatkan lapangan pekerjaan bagi kaum muda, membantu para petani, dan meningkatkan jumlah ekspor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.