Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tinggal Sedikit Lagi, Rusun ASN di IKN Masuk Tahap Akhir

📅 Senin, 19 Mei 2025, 20:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tinggal Sedikit Lagi, Rusun ASN di IKN Masuk Tahap Akhir Doc: ANTARA/HO-Kementerian PUPR
Ket. Rumah Susun ASN di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.

JAKARTA - Pemerintah berencana untuk memindahkan ASN ke IKN secara bertahap mulai Juni 2025. Pembangunan rusun ASN di IKN merupakan langkah penting untuk mendukung keberhasilan pemindahan tersebut. 

Dengan adanya hunian yang siap, ASN dapat fokus pada tugas mereka di IKN tanpa harus mengkhawatirkan tempat tinggal. Rusun ASN di IKN dilengkapi dengan fasilitas modern dan modern, sehingga ASN dapat tinggal dengan nyaman dan aman. Karenanya, proyek tersebut terus dikebut penyelesaiannya. 

BUMN konstruksi dan investasi, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) mengungkapkan progres pembangunan proyek Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota Nusantara (IKN) mencapai 98,14 persen.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (19/5), mengatakan perseroan melampaui target rencana sebelumnya yaitu 97,06 persen, dengan percepatan sebesar 1,08 persen.

“Kami bangga dapat menjadi bagian dari pembangunan IKN dengan menghadirkan proyek hunian yang berkualitas dan berkelanjutan bagi para ASN,” kata Joko.

Dengan nilai kontrak mencapai Rp1,87 triliun dan masa pelaksanaan yang dimulai pada tanggal 25 Agustus 2023, proyek ini bertujuan untuk menyediakan hunian yang nyaman dan layak bagi ASN, TNI, dan Polri yang bertugas di IKN.

Hal ini, lanjut Joko, sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2022 yang mengatur tentang perumahan di kawasan IKN.

Dalam pelaksanaannya, PTPP menerapkan berbagai inovasi konstruksi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan lingkungan, antara lain keet-portable untuk mengurangi limbah konstruksi dan dapat digunakan kembali di proyek selanjutnya.

Tidak hanya itu, pemanfaatan teknologi BIM dalam penyusunan bar bending scheduling dengan Revit untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pekerjaan.

enggunaan footing kolom berbasis lempung/playdough juga digunakan untuk menjaga konsistensi kadar air dalam beton selama proses pengeringan, serta Bekisting Aluminium Formwork System yang mempercepat proses pekerjaan dan mengurangi limbah.

Selain itu, PTPP menerapkan facade precast yang mempercepat pemasangan sekaligus meningkatkan kualitas dan estetika bangunan.

Selain inovasi tersebut, Joko mengatakan proyek ini juga menerapkan konsep Bangunan Gedung Cerdas dan Bangunan Gedung Hijau yang mampu menghemat energi secara signifikan.

Keunggulan proyek ini telah mendapatkan apresiasi di tingkat nasional. Beberapa penghargaan yang berhasil diraih antara lain Proyek Perumahan Terbaik di Kawasan IKN dari Kementerian PUPR, Rekor MURI untuk pembangunan tower hunian siap huni tercepat, serta Juara 1 & 2 Lomba Finishing Kamar Mandi dalam Construction Warriors Indonesia Construction Summit (ICS) 2024.

“Dengan berbagai inovasi yang diterapkan, kami yakin proyek ini akan menjadi contoh pembangunan rumah susun modern yang efisien dan ramah lingkungan,” ujar Joko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.