Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Rusun ASN di IKN Hampir Rampung, Target Selesai Desember

📅 Minggu, 15 Sep 2024, 15:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Rusun ASN di IKN Hampir Rampung, Target Selesai Desember Doc: dpr.go.id
Ket. Tim Kunspek Komisi V DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw saat meninjau progress pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (12/09/2024).

PENAJAM PASER UTARA - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw menyoroti tiga hal fokus utama dalam Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (12/9).

Ketiga hal itu yaitu akses tol menuju IKN, Bandara IKN, dan Rusun ASN. Dalam hal pembangunan Rusun ASN, ia menekankan bahwa desain struktural dan kualitas konstruksi harus memenuhi standar teknis menjamin keamanan dan kenyamanan penghuni.

"Kami lihat sangat berbeda jauh dengan empat bulan lalu waktu rombongan mengadakan kunjungan spesifik ke (IKN) ini. Menurut saya melihat progres pembangunan tadi hampir semua persiapan untuk (pemindahan) ASN terkait perumahan, rumah susun, dan lain sebagainya itu sudah betul-betul hampir final. Mudah-mudahan laporan Menteri PUPR bahwa desember 2024 itu (diharapkan) bisa selesai semuanya," kata Roberth usai kunker, Kamis (12/9).

Proyek pembangunan Rumah Susun ASN yang saat ini sedang berjalan diawasi langsung oleh Menteri dan Dirjen di KemenPUPR. Sehingga, secara kualitas bangunan yang sedang berjalan maupun sudah selesai betul-betul sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Harapan kami bukan cuma di sini tapi juga di seluruh infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah di daerah itu harus seperti ini agar pengawasan yang betul-betul agar kualitas daripada bangunan itu betul-betul sesuai dengan harapan kita semua," tambahnya.

Politisi Dapil Papua itu juga menyoroti pentingnya perbaikan jalan provinsi secara cepat. Termasuk kerapian dalam pembangunan akses tol IKN dan juga jalan di pinggir ibu kota Nusantara.

Saat pihaknya melewati jalan di pinggir IKN tersebut dengan kecepatan di bawah 100 km/h, terlalu banyak goncangan. Sehingga, ia menilai perlu banyak perbaikan. Padahal, seharusnya, pengerjaan jalan di pinggir IKN ini dapat berlangsung cepat tapi juga tetap rapi.

"Itulah yang harusnya kita dapatkan di perjalanan tol yang kita lewati menuju ke sini (IKN) dan juga ada jalan provinsi yang seharusnya dibangun. Semua ini seharusnya bisa menunjukan bahwa kualitasnya memang betul-betul (baik), apalagi kalau kita bilang sekarang di sini (IKN) sudah menjadi ibu kota negara. Masak dipinggir ibu kota negara jalannya seperti itu? Jadi inilah yang juga harus menjadi perhatian pemerintah. Saya sudah sampaikan kepada pak menteri bahwa ini menjadi catatan," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.