Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim SAR Ambon Mengevakuasi 10 Penumpang KLM Wasabi yang Mengalami Kerusakan Mesin

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim SAR Ambon Mengevakuasi 10 Penumpang KLM Wasabi yang Mengalami Kerusakan Mesin Doc: ANTARA
Ket. Tim SAR menggunakan KN SAR Abimanyu mengevakuasi 10 penumpang KLM Wasabi yang mengalami mati mesin dan hanyut di sekitar Perairan Pulau Tiga, Maluku.

AMBON – Tim SAR Ambon mengevakuasi 10 penumpang Kapal Layar Motor (KLM) Wasabi yang dilaporkan hanyut di sekitar Perairan Pulau Tiga akibat mengalami mati mesin setelah kemasukan air.

"Operasi SAR untuk menyelamatkan dan mengevakuasi para penumpang ini dilakukan tim SAR dengan menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Abimanyu," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku Muhamad Arafah, di Ambon, Minggu (20/4).

Kapal layar motor tersebut bertolak dari Uru Waelawa tujuan Kota Ambon, namun dihantam gelombang tinggi di Perairan Pulau Tiga, Kabupaten Maluku Tengah sekitar pukul 23.50 WIT.

Setelah menerima informasi tersebut, pada pukul 00:15 WIT, KN SAR Abimanyu beserta Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan menuju perairan Pulau Tiga pada koordinat 3°37'52.86"S-127°54'27.61"E, jarak kurang lebih 30 NM, dan Heading 284° arah Barat dari Kantor SAR Ambon guna melaksanakan Ops SAR.

Pada pukul 03:33 WIT KN SAR Abimanyu berhasil menemukan Kapal KLM Wasabi dalam kondisi hanyut di sekitar perairan Pulau Tiga.

Selanjutnya, seluruh korban dievakuasi menuju Negeri Asilulu, Kecamatan Leihitu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

"Akibat dihantam gelombang tinggi di sekitar perairan Pulau Tiga, kapal tersebut mengalami kebocoran, sehingga menyebabkan kerusakan mesin akibat terendam air laut," ucapnya.

Di tengah pencarian dengan tinggi gelombang 1–2 meter, pada pukul 03:00 WIT dini hari seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

"Semuanya dalam kondisi selamat dan telah dievakuasi ke Negeri Asilulu untuk diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Data penumpang yang telah dievakuasi adalah Lanikah Rumbia (42), Harlan Latuwael (25), Lauke Wally (50), Kardi Rukun (24), Sofyam Madilis (L/35), Kardi Lesilawang (27), Hasrul Wally (24), Nurdin Wally (24), Alimin (40), serta Adin (21).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.