Terseret Kasus Epstein, Pangeran Andrew Umumkan Lepas Gelar Kebangsawanannya
📅 Sabtu, 18 Okt 2025, 08:48 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: The Sun/PA
LONDON - Pangeran Andrew dari Inggris pada hari Jumat (17/10) mencabut gelar Duke of York yang dimilikinya di bawah tekanan Raja Charles, setelah hubungannya dengan pelaku kejahatan seks AS Jeffrey Epstein terungkap.
"Saya... tidak akan lagi menggunakan gelar saya atau penghargaan yang telah dianugerahkan kepada saya," kata Andrew (65), dalam sebuah pengumuman yang mengejutkan.
Ia mengatakan keputusannya diambil setelah berdiskusi dengan kepala negara, Raja Charles III.
"Saya telah memutuskan, seperti yang selalu saya lakukan, untuk mengutamakan tugas saya kepada keluarga dan negara," kata Andrew dalam sebuah pernyataan yang dikirim oleh Istana Buckingham.
Ia kembali membantah semua tuduhan telah melakukan kesalahan, namun ia mengatakan, "Kami menyimpulkan tuduhan yang terus berlanjut terhadap saya mengganggu pekerjaan Yang Mulia dan Keluarga Kerajaan."
Sebaiknya Anda baca juga:
Andrew, yang mengundurkan diri dari kehidupan publik pada tahun 2019 di tengah skandal Epstein, akan tetap menjadi pangeran, karena ia adalah putra kedua mendiang Ratu Elizabeth II.
Namun dia tidak akan lagi menyandang gelar Duke of York yang telah dianugerahkan kepadanya.
Media Inggris melaporkan ia juga akan melepaskan keanggotaannya di Order of the Garter yang bergengsi, gelar kebangsawanan paling senior dalam sistem kehormatan Inggris, yang berdiri sejak tahun 1348.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mantan istri Andrew, Sarah Ferguson, juga tidak akan lagi menggunakan gelar Duchess of York, meskipun putrinya Beatrice dan Eugenie tetap bergelar putri.
Andrew telah membuat malu saudaranya, Charles, menyusul wawancara televisi pada tahun 2019 di mana ia membela persahabatannya dengan Epstein.
Epstein bunuh diri di penjara New York pada tahun 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan gadis di bawah umur.
Dalam wawancara tersebut, Andrew bersumpah dia telah memutuskan hubungan dengan Epstein pada tahun 2010. Epstein dipermalukan setelah seorang wanita Amerika, Virginia Giuffre, menuduhnya menggunakannya sebagai budak seks.
Namun dalam sebuah laporan yang muncul di media Inggris minggu ini, Andrew mengatakan kepada Epstein yang dihukum pada tahun 2011 bahwa mereka "bersama-sama dalam hal ini" ketika foto sang pangeran dengan lengannya merangul Giuffre dipublikasikan.
Giuffre, warga negara AS dan Australia, bunuh diri di pertaniannya di Australia Barat pada tanggal 25 April.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!