Tayang di Bioskop 24 Juli, Film 'Believe' Angkat Kisah Hidup Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
📅 Sabtu, 19 Jul 2025, 11:52 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: tni.mil.id
JAKARTA - Film aksi laga "Believe – Takdir, Mimpi, Keberanian" yang mengangkat kisah hidup Jenderal TNI Agus Subiyanto dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 24 Juli 2025.
Film ini tidak hanya menawarkan tontonan laga yang intens, tetapi juga kisah emosional tentang perjuangan dan pengorbanan.
Celerina Judisari (Ayie), selaku produser film, berbagi cerita di balik layar produksi yang penuh dengan detail sejarah, bahkan menghadapi tantangan teknis yang berbiaya besar.
"Jika kita mempunyai niat yang baik, kolaborasi dengan berbagai pihak itu sebetulnya yang mahal," kata Ayie saat ditemui pada gala perdana "Believe" di Senayan, Jakarta, Jumat.
Ia mencontohkan penggunaan KRI Teluk Amboina-503, kapal yang memang digunakan TNI di masa Operasi Seroja.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Itu bisa semua, dibilang 'beyond the limit'. Tapi saya bilang bisa, dan itu terjadi," kata Ayie, mencerminkan semangat tak kenal menyerah yang menjadi inti dari film ini sendiri.
Lebih dari sekadar proyek produksi, "Believe" juga mengangkat kisah pribadi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menyentuh bagi Ayie.
Ia mengungkapkan bahwa Jenderal Agus, tokoh yang menginspirasi film ini, adalah teman sekampungnya sejak kecil.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pada saat kecil kita tidak pernah tahu ada sepak terjang beliau, kami bermain. Saya hidup dalam situasi yang lebih baik dari beliau," kenang Ayie.
Ayie mengaku baru benar-benar memahami perjuangan Jenderal Agus setelah membaca buku "Believe", yang disusun oleh Valent Hartadi dan tim.
Ia menemukan bahwa Agus mengalami banyak kesulitan hidup yang dihadapi secara diam-diam.
"Saya sih menangis ya, saya tuh merasa, 'wah, waktu gua di Amerika, dia lagi di sini'. Itu teman yang kita tidak duga," kata Ayie.
Poin penting bagi Ayie adalah titik balik dalam hidup Jenderal Agus yang membuatnya menjadi pribadi yang patut dibanggakan.
"Dengan ibu yang tidak ada, dengan bapak tidak ada, dia memutuskan kalau gue enggak menjauh dari teman-teman yang di Cimindi... gua enggak bakalan jadi sesuatu," kata Ayie.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!