Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tarif Baru RI-AS Dibilang Untungkan Semua, Benarkah UMKM Tak Tersisih?

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 20:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tarif Baru RI-AS Dibilang Untungkan Semua, Benarkah UMKM Tak Tersisih? Doc: ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga
Ket. Tujuh pelaku UMKM asal Bali binaan Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara mengikuti pameran bisnis di Seoul, Korea Selatan, Kamis (17/7/2025).

JAKARTA - Tarif dagang baru antara Amerika Serikat (AS) dengan Indonesia yang sudah disepakati saling menguntungkan kedua belah pihak.

Diketahui AS dalam tarif dagang terbarunya menyepakati untuk menurunkan tarif barang impor dari Indonesia dari semula 32 persen menjadi 19 persen, sementara untuk produk AS dibebaskan tarif impor ke pasar domestik.

"Ini adalah titik kompromi yang pas menurut kami, menguntungkan kedua belah pihak," kata Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman di Jakarta, Jumat (18/7).

Menurutnya, negosiasi yang ditempuh oleh Indonesia untuk menurunkan tarif resiprokal AS cukup alot, sehingga pihaknya mengapresiasi penurunan tarif tersebut.

Meski demikian, Maman menyampaikan perlu ada langkah antisipasi potensi masifnya produk impor yang masuk ke pasar domestik.

Langkah-langkah mitigasi yang dilakukan pihaknya dari sisi penguatan UMKM yakni dengan cara memberikan kemudahan perizinan, membuka akses terhadap pembiayaan, melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang ada, serta memperkuat akses pasar terhadap produk-produk UMKM.

"Memperkuat akses pasar domestik juga untuk membendung masuknya barang-barang impor dari luar, karena jangan sampai pada saat kita dorong semua ekspor tapi kita tidak fokus untuk memenuhi market domestik akhirnya barang impor masuk," katanya lagi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tarif impor senilai 19 persen akan diberlakukan terhadap produk-produk Indonesia yang masuk ke AS, berdasarkan negosiasi langsung yang dilakukannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Indonesia akan membayar tarif 19 persen kepada Amerika Serikat untuk semua barang impor dari mereka ke negara kita,” ucap Trump.

Nilai baru tersebut menunjukkan telah tercapai kesepakatan untuk menurunkan tarif impor AS untuk produk Indonesia dari angka 32 persen yang diumumkan

Lebih lanjut, Trump mengatakan Indonesia berjanji akan membebaskan semua halangan tarif dan non-tarif bagi produk AS yang masuk ke RI.

"Apabila ada produk dari negara ketiga dengan tarif lebih tinggi yang akan diekspor ke AS melalui Indonesia, tarif 19 persen tersebut akan ditambahkan pada produk tersebut," kata Trump.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

53 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.