Takjil di Banda Aceh Terbebas dari Bahan Berbahaya
📅 Kamis, 13 Mar 2025, 20:19 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Banda Aceh - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh menyatakan takjil di Banda Aceh terbebas dari kandungan bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin maupun metanil yellow.
“Alhamdulillah lebih kurang tadi ada 30-an sampel, ada informasi dari tim penguji, dengan hasil semua aman. Tidak satu pun yang mengandung bahan berbahaya,” kata Kepala BBPOM Aceh Yudi Noviandi, di Banda Aceh, Kamis.
Hal itu disampaikan Yudi setelah BBPOM Aceh bersama Wali Kota Banda Aceh Iliza Sa’aduddin Djamal melakukan sampling dan pengujian jajanan buka puasa di Jalan Garuda, Kota Banda Aceh.
Dia mengatakan, dari hasil pengujian terhadap sekitar 30 sampel, termasuk mi, bakso, tahu, batagor, siomai, serta berbagai minuman berwarna, semua dinyatakan memenuhi ketentuan keamanan pangan.
“Tadi juga kami melakukan sampling di depan Masjid Raya Baiturrahman, juga aman, hasil ujinya juga memenuhi ketentuan semua," katanya pula.
Sebaiknya Anda baca juga:
Yudi menambahkan bahwa secara umum penggunaan bahan tambahan pangan di Banda Aceh seperti gula, garam, dan lemak (GGL) juga masih dalam kategori normal.
“Kalau dari perspektif ini, penggunanya dalam kategori masih normal," katanya.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengucapkan terima kasih atas upaya BBPOM, karena telah mengedukasi kepada pedagang dan memastikan keamanan pangan selama Ramadhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Alhamdulillah kami berterima kasih kepada BBPOM, yang artinya sudah terus melakukan edukasi, melakukan pengawasan rutin, sehingga masyarakat kita hari ini sudah benar-benar teredukasi dengan baik dan amanah, berdagang dengan sehat, dan insya Allah sejauh ini semuanya aman,” katanya lagi.
Atas hasil pengawasan yang positif ini, Illiza mengimbau pedagang di Banda Aceh agar terus mempertahankan keamanan pangan sehingga masyarakat bisa mendapatkan makanan yang sehat.
“Ini harus terus dijaga agar semua orang yang datang berkunjung ke Banda Aceh bisa menikmati makanan yang sehat, tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya,” katanya pula.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!