Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sumut Luncurkan Aplikasi BRS SDGs, Sistem Pendaftaran Bisnis Digital Pertama di Indonesia

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 03:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sumut Luncurkan Aplikasi BRS SDGs, Sistem Pendaftaran Bisnis Digital Pertama di Indonesia Doc: Antara
Ket. Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap bersama Konsultan IDJC untuk Project JICA SDGs Hisaaki Mitsui (tengah) membuka konsultasi publik RAD SDGs Sumut 2026 - 2030 dan peluncuran aplikasi BRS Sumut di Medan, Sumatera Utara, Senin (6/4).

Medan - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mempelopori hadirnya aplikasi busines registration system/BRS (sistem pendaftaran bisnis) sustainable development goals/SDGs (tujuan pembangunan berkelanjutan) pada 2026 - 2030 di Indonesia.

"Kegiatan ini menjadi momentum penting dengan peluncuran business registration system SDGs," ucap Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap usai membuka konsultasi publik rencana aksi daerah (RAD) SDGs Sumut pada 2026 - 2030 dan peluncuran aplikasi BRS Sumut di Medan, Senin (6/4).

Menurutnya, aplikasi BRS SDGs merupakan sistem pendaftaran bisnis berbasis digital pertama di Indonesia yang mengintegrasikan pelaku usaha dalam target pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, secara resmi dimulai juga penyusunan rancangan awal rencana aksi daerah SDGs Sumut pada 2026 - 2030 dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan.

"Hari ini kita telah membuka konsultasi publik RAD SDGs 2026–2030 yang bukan sekadar dokumen administratif. Penyusunannya mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2022 dengan dukungan tenaga ahli yang kompeten," kata dia.

Ia mengatakan, bahwa dokumen tersebut disusun secara komprehensif berbasis data valid, dan pendekatan kebijakan berbasis bukti ilmiah.

"Kami ingin memastikan pembangunan di Sumut bersifat inklusif, berkeadilan, dan adaptif terhadap dinamika sosial ekonomi dengan prinsip no one left behind," ungkapnya.

Ia juga mendorong penerapan inisiatif build forward better atau membangun maju lebih baik, yakni melalui pendekatan untuk membangun Sumatera Utara menjadi lebih tangguh.

"Lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan, terutama dalam mitigasi risiko bencana serta penguatan ketahanan infrastruktur," tutur Sulaiman.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Provinsi Sumut Dikky Anugerah memaparkan, sejumlah target indikator makro RAD SDGs pada 2026–2030.

Target indikator itu, di antaranya, target pertumbuhan ekonomi sekitar 7,6 persen, pendapatan per kapita Rp115,3 juta, tingkat kemiskinan ditekan ke kisaran 2,82–3,82 persen, dan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,75 persen.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan terus meningkat. "SDGs bukan lagi agenda tambahan, melainkan kerangka utama perencanaan daerah yang selaras dengan RPJPD dan RPJMD," tegas Dikky.

Ia menjelaskan, peluncuran BRS ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Sumut, SDGs Center Universitas Sumatera Utara (USU), dan Japan International Cooperation Agency (JICA).

"Sistem ini bertujuan mentransformasi kemitraan sektor swasta agar lebih terstruktur dan terukur," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

55 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.