Studi: Tinggal di Sekitar Ruang Hijau Membuat Orang Awet Muda
📅 Jumat, 30 Jun 2023, 00:54 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
WASHINGTON - Taman kota dan ruang hijau membantu melawan panas, meningkatkan keanekaragaman hayati, dan menanamkan rasa tenang di hutan kota.Demikian hasil studi yang diterbitkan pada Rabu (28/6) di jurnal Science Advances.
Ruang hijau juga membantu memperlambat penuaan biologis, dengan orang yang memiliki akses ke ruang hijau ditemukan rata-rata 2,5 tahun lebih muda secara biologis daripada mereka yang tidak.
"Hidup di dekat lebih banyak kehijauan dapat membantu Anda menjadi lebih muda dari usia Anda yang sebenarnya," kata Kyeezu Kim, penulis utama studi dan sarjana pascadoktoral di Fakultas Kedokteran Feinberg Universitas Northwestern.
"Kami percaya temuan kami memiliki implikasi yang signifikan untuk perencanaan kota dalam hal perluasan infrastruktur hijau untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan mengurangi kesenjangan kesehatan," ungkapnya.
Dikutip dari The Straits Times, paparan ruang hijau sebelumnya telah dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik dan tingkat kematian yang lebih rendah. Diperkirakan lebih banyak aktivitas fisik dan interaksi sosial berperan, tetapi apakah taman benar-benar memperlambat penuaan pada tingkat sel masih belum jelas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk menyelidikinya, tim di balik penelitian tersebut memeriksa modifikasi kimiawi DNA yang dikenal sebagai "metilasi".
Lebih Akurat
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan apa yang disebut "jam epigenetik" berdasarkan metilasi DNA dapat menjadi prediktor yang baik untuk kondisi kesehatan seperti penyakit kardiovaskular, kanker, fungsi kognitif, dan cara yang lebih akurat untuk mengukur usia daripada tahun kalender.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kim dan rekan telah memantau lebih dari 900 orang kulit putih dan kulit hitam dari empat kota di Amerika Serikat, Birmingham, Chicago, Minneapolis, dan Oakland, selama 20 tahun, dari tahun 1986 hingga 2006.
Menggunakan pencitraan satelit, tim menilai seberapa dekat alamat tempat tinggal peserta dengan vegetasi dan taman di sekitarnya, dan memasangkan data ini dengan sampel darah yang diambil pada tahun ke-15 dan tahun ke-20 penelitian, untuk menentukan usia biologis mereka.
Tim membangun model statistik untuk mengevaluasi hasil, dan mengontrol variabel lain, seperti pendidikan, pendapatan, dan faktor perilaku seperti merokok, yang mungkin memengaruhi hasil.
Mereka menemukan orang-orang yang rumahnya dikelilingi oleh 30 persen tutupan hijau dalam radius 5 km rata-rata 2,5 tahun lebih muda secara biologis dibandingkan dengan mereka yang rumahnya dikelilingi oleh 20 persen tutupan hijau.
Manfaatnya tidak dibagi secara rata. Orang kulit hitam dengan lebih banyak akses ke ruang hijau hanya satu tahun lebih muda secara biologis, sedangkan orang kulit putih tiga tahun lebih muda.
"Faktor lain, seperti stres, kualitas ruang hijau di sekitarnya, dan dukungan sosial lainnya, dapat memengaruhi tingkat manfaat ruang hijau dalam hal penuaan biologis," kata Kim, menjelaskan perbedaan yang memerlukan studi lebih lanjut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!