Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stok Bahan Pangan Strategis di Kaltim Aman

📅 Kamis, 25 Mei 2023, 21:59 WIB | Oleh:
Stok Bahan Pangan Strategis di Kaltim Aman Doc: ANTARA/M Ghofar
Ket. Cabai, salah satu bahan pangan strategis di Kaltim.

SAMARINDA - Stok bahan pangan strategis di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) aman dalam beberapa pekan, bahkan hingga beberapa bulan ke depan, baik berupa beras, bawang merah, bawang putih, cabai, telur, daging ayam, daging sapi, gula, dan minyak goreng.

"Stok yang masih aman tersebut hasil pendataan pekan ini yang dilakukan di berbagi lokasi, baik di agen, distributor, dan lainnya," kata Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan pada Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim Amaylia Dina, di Samarinda, Kamis.

Tingkat keamanan jangka waktu ketersediaan bahan pangan strategis ini disesuaikan dengan tingkat daya tahan barang itu sendiri, semakin lama daya tahan bahan pangan, maka makin banyak barang yang distok, begitu pula sebaliknya.

Ia merinci, untuk bawang merah stok yang ada sebanyak 1.286 ton, sedangkan tingkat kebutuhan konsumsi sebanyak 789 ton per pekan, sehingga stok tersebut mampu mencukupi kebutuhan selama dua pekan.

Untuk bawang putih tersedia 1.295 ton dengan tingkat kebutuhan 634 ton per pekan, sehingga masih mampu mencukupi kebutuhan selama dua pekan.

Bahan pangan pokok beras, kata Dina, tersedia mencapai 60.709 ton dengan tingkat kebutuhan sebesar 6.322 ton per pekan, sehingga diyakini mampu memenuhi kebutuhan selama 10 pekan atau 2,5 bulan.

Minyak goreng masih tersedia sebanyak 9.028 ton dengan tingkat kebutuhan sebanyak 830 ton per pekan, sehingga masih mampu melayani permintaan masyarakat hingga 11 pekan ke depan atau hampir tiga bulan.

Untuk daging sapi tersedia sebanyak 7.098 ton dengan tingkat konsumsi masyarakat sebanyak 163 ton per pekan, sehingga masih mampu memenuhi kebutuhan hingga 43 bulan atau sekitar 10 bulan ke depan.

Cabai besar tersedia 562 ton dengan tingkat kebutuhan konsumsi sebanyak 111 ton per pekan, sehingga diyakini bisa memenuhi permintaan hingga lima pekan.

"Stok telur ayam masih sebanyak 9.564 ton dengan tingkat kebutuhan konsumsi mencapai 3.565 ton per pekan, sehingga masih mampu melayani permintaan selama tiga pekan," kata Dina pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.