Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siswa Sekolah Rakyat Peroleh Fasilitas Laptop

📅 Senin, 14 Jul 2025, 17:40 WIB | Oleh:
Siswa Sekolah Rakyat Peroleh Fasilitas Laptop Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Seorang siswa Sekolah Rakyat sedang dites bakat atau talent mapping yang berbasis akal imitasi (AI) di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 10 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (14/7).

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan seluruh siswa Sekolah Rakyat mendapatkan fasilitas laptop untuk mendukung proses pembelajaran yang berbasis digital. 

"Ada dukungan pembelajaran digital, menggunakan papan tulis digital, dan masing-masing siswa mendapatkan laptop sebagai media pembelajaran dalam learning management system (sistem manajemen pembelajaran). Untuk guru dan tenaga kependidikan, dibekali manajemen sekolah berbasis digital," ujar Gus Ipul pada Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026 di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 10 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin. 

Ia menegaskan, para guru juga mendapatkan pelatihan untuk learning management system dan modul guna meningkatkan efisiensi biaya dan waktu. 

"Dalam rangka learning management system ini, kami dapat suatu pemberian gratis dari Yayasan Al-Hikmah, sebuah sekolah unggulan di Surabaya, Jawa Timur, yang menyerahkan suatu modul ajar untuk seluruh guru-guru di sekolah rakyat. Terima kasih, karena ini sungguh membuat efisien buat kami dari biaya dan waktu," katanya.  

Mensos menegaskan, Sekolah Rakyat hadir untuk menghentikan siklus kemiskinan antargenerasi, memperluas akses pendidikan, menjamin pendidikan yang bermutu untuk anak keluarga miskin dan miskin ekstrem, dan memastikan tidak ada yang tertinggal dalam pendidikan.  

Hingga hari ini, ada 63 titik operasional Sekolah Rakyat yang diresmikan, dengan 256 rombongan belajar (rombel), dengan jumlah siswa lebih dari 6.000, terdiri dari tiga rombel SD, 112 rombel SMP, dan 141 rombel SMA.  

63 titik tersebut tersebar di seluruh Indonesia, yakni 13 lokasi di Sumatera, 34 lokasi di Jawa, tiga lokasi di Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan dua lokasi, Sulawesi delapan lokasi, Maluku dua lokasi, dan Papua satu lokasi.  

"Nanti di akhir Juli akan mulai beroperasi 37 titik operasional, sehingga semuanya 100. Kenapa yang 37 di akhir Juli? Karena sarana dan prasarananya masih belum selesai renovasi, tetapi guru, murid, dan tenaga kependidikan sudah siap semua," paparnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan Sekolah Rakyat tidak akan membatasi minat dan potensi peserta didik, tetapi justru akan terus mengembangkannya.

"Tidak usah khawatir anak-anakku semua. Potensi apa pun yang Anda miliki, insya Allah akan terus dikembangkan," kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu.

Cak Imin lalu mencontohkan anak-anak yang memiliki minat di bidang sains akan didukung oleh Sekolah Rakyat dengan menguatkan keterampilan dan membebaskan mereka bereksperimen.

"Mereka yang berminat menjadi saintis tentu akan didorong penguatan dan terus kebebasan bereksperimennya," kata dia.

Lalu, ujarnya melanjutkan, peserta didik yang berminat menjadi pengusaha akan dibekali kemampuan, wawasan, hingga pelatihan mental kewirausahaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.