Setelah Saham Beralih, Direksi TikTok Bakal Didominasi Kandidat AS
📅 Senin, 22 Sep 2025, 01:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: SAUL LOEB/AFP
WASHINGTON - Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt kepada Fox News, Sabtu (20/9) mengatakan kesepakatan dengan perusahaan induk TikTok di Tiongkok untuk menjual operasinya di Amerika Serikat akan menciptakan susunan dewan direksi yang didominasi oleh pihak Amerika.
“Akan ada tujuh kursi di dewan direksi yang mengendalikan aplikasi di Amerika Serikat, dan enam di antaranya akan diisi oleh warga Amerika,” tegas Leavitt.
Levitt mengatakan kesepakatan dapat ditandatangani dalam beberapa hari mendatang.
Amerika Serikat dengan tegas berupaya mengambil alih operasi TikTok di AS dari tangan perusahaan induknya di Tiongkok, ByteDance, demi alasan keamanan nasional.
Di bawah pendahulu Presiden Donald Trump, Joe Biden, Kongres meloloskan undang-undang untuk memaksa ByteDance menjual operasinya di AS atau menghadapi larangan aplikasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pembuat kebijakan AS, termasuk Trump dalam masa jabatan pertamanya, telah memperingatkan bahwa Tiongkok dapat menggunakan TikTok untuk menambang data dari warga Amerika atau memberikan pengaruh terhadap apa yang mereka lihat di media sosial.
Namun Trump beralih ke platform tersebut, yang sangat populer di kalangan anak muda Amerika, untuk mengumpulkan dukungan selama kampanye presidensialnya yang sukses pada tahun 2024.
Presiden dari Partai Republik itu telah berulang kali menunda penerapan larangan tersebut sementara kesepakatan sedang diupayakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun investor yang dilaporkan berminat mengambil alih aplikasi tersebut termasuk Oracle, perusahaan teknologi milik Larry Ellison, salah satu orang terkaya di dunia yang merupakan pendukung utama Trump. Leavitt tampaknya mengonfirmasi keikutsertaan Oracle.
“Data dan privasi akan dipimpin oleh salah satu perusahaan teknologi terbesar Amerika, Oracle, dan algoritmanya juga akan dikendalikan oleh Amerika,” ujarnya kepada Fox News.
“Jadi semua detailnya sudah disepakati. Sekarang kita tinggal menandatangani kesepakatan ini,” tambahnya.
Trump, ketika ditanya tentang kesepakatan itu oleh para wartawan di Gedung Putih, mengatakan Amerika memiliki patriot yang hebat membelinya dan merupakan figur yang sangat berpengaruh.
Ia menolak mengatakan siapa anggota dewan ketujuh, dan mengatakan hal itu akan diumumkan di kemudian hari.
Panggilan Telepon
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!