Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semester I 2025: Produksi Padi Pasaman Barat Tembus 41.247 Ton

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semester I 2025: Produksi Padi Pasaman Barat Tembus 41.247 Ton Doc: Antara Foto
Ket. Pemkab Pasaman Barat melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura saat memperbaiki saluran jaringan irigasi di Kelompok Tani Bancah Basung Nagari Sungai Janiah Talu Kecamatan Talamau.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat produksi padi di daerah itu mencapai 41.247 ton gabah kering panen selama enam bulan atau semester I 2025 dengan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi yang dilakukan dalam mendukung ketahanan pangan di daerah itu.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Selasa, mengatakan upaya intensifikasi dilakukan dengan optimalisasi lahan yang ada berupa memperbaiki indeks pertanaman, memperkuat sumber daya manusia dan mengubah pola pemanfaatan sumber daya yang ada.

"Kami memberikan motivasi kepada petani agar indeks pertanaman bisa ditingkatkan dari satu kali tanam sampai dua kali dan tiga kali setahun," katanya.

Selain itu juga memberikan sosialisasi mengenai pemilihan benih unggul, pemupukan dan penggunaan alat pertanian yang meminimalkan modal.

"Ke depan kita memperoleh anggaran Rp2,3 miliar untuk optimalisasi lahan berupa perbaikan saluran irigasi untuk lahan sawah seluas 500 hektare," sebutnya.

Selanjutnya upaya ekstensifikasi, katanya, berfokus pada perluasan sumber daya yang ada berupa perluasan sawah yang ada. Juga membuat aturan melalui Peraturan Daerah mengenai larangan alih fungsi lahan atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Dari jumlah panen 41.247 ton selama enam bulan atau periode Januari-Juni 2025 itu berada di lahan tanam seluas 6.485 hektare. Pihaknya menargetkan jumlah tanam padi selama 2025 seluas 20.321 hektare.

Dia menjelaskan produksi padi tertinggi berada di Kecamatan Talamau sebanyak 8.203 ton, Kecamatan Pasaman sebanyak 7.900 ton, Kecamatan Lembah Melintang sebanyak 6.384 ton dan Kecamatan Kinali sebanyak 5.101 ton.

Lalu di Kecamatan Gunung Tuleh 3.576 ton, Kecamatan Koto Balingka sebanyak 3.092 ton, Kecamatan Ranah Batahan 2.494 ton, Kecamatan Sungai Aur sebanyak 2.116 ton, Kecamatan Sungai Beremas 1.116 ton, Kecamatan Luhak Nan Duo 781 ton dan Kecamatan Sasak Ranah Pasisia sebanyak 484 ton.

Pihaknya juga memberikan bantuan bibit, pupuk dan alat mesin pertanian baik melalui anggaran APBD maupun provinsi dan pusat

"Sejauh ini tidak ada kendala petani dalam memperoleh pupuk. Selain itu dengan musim kemarau saat ini masih belum ada pengaruhnya sama petani karena aliran air masih lancar," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

15 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.