Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Selamatkan Mangrove Rumah Bakau Jayapura Lakukan Aksi Grebek Sampah di Taman Wisata Alam

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 21:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Selamatkan Mangrove Rumah Bakau Jayapura Lakukan Aksi Grebek Sampah di Taman Wisata Alam Doc: Antara Foto
Ket. Suasana Rumah Bakau Jayapura bersama komunitas setempat saat melakukan aksi grebek sampah pada kawasan hutan bakau di Taman Wisata Alam (TWA) Teluk Yotefa,Kota Jayapura, Papua

Rumah Bakau Jayapura bersama sejumlah komunitas dan mahasiswa setempat melakukan aksi "grebek sampah" pada kawasan hutan bakau di Taman Wisata Alam (TWA) Teluk Yotefa,Kota Jayapura, Papua.

Ketua Rumah Bakau Jayapura, Rahmatullah di Jayapura, Minggu, mengatakan dari kegiatan tersebut pihaknya berhasil mengumpulkan 12 karung sampah dalam waktu dua jam.

"Pada Sabtu (20/9) kami bersama Universitas Muhammadiyah Papua, mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen), siswa on the job training United Tractors Jayapura, serta pengiat lingkungan dan komunitas motor di Kota Jayapura mengelar aksi grebek sampah di mana ini merupakan agenda rutin setiap bulan," katanya.

Menurut Rahmatullah, sebelumnya aksi grebek sampah ini sempat terhenti dikarenakan pihaknya ingin melihat apakah ada dampak dari kegiatan bulanan tersebut.

"Dan ketika kemarin melakukan aksi kembali kami melihat ada proses pertumbuhan yang baik seperti akar mulai kokoh dan daun mulai lebat hanya saja sampah tetap mendominasi dan itu sangat memprihatinkan," ujarnya.

Dia menambahkan apalagi TWA Teluk Yotefa merupakan kawasan konservasi yang didominasi hutan mangrove dan menjadi habitat penting berbagai biota laut sekaligus benteng alami bagi pesisir Kota Jayapura.

"Oleh sebab itu wajib dijaga kelestariannya dan kami berharap masyarakat Kota Jayapura dapat belajar dari kerusakan lingkungan yang terjadi sebelumnya karena itu cara alam menegur,” ujarnya.

Sementara itu, Mahasiswa Fisip Uncen, Fedel Itaar mengatakan pihaknya merasa kaget dengan melihat kondisi hutan yang dipenuhi botol meski dari luar terlihat hijau dan sejuk.

"Setelah kami masuk ternyata banyak sekali sampah dan merasa prihatin atas kondisi alam seperti ini. Kami tidak mungkin secara terus menerus melakukan aksi tersebut namun harus ada juga kesadaran dari masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.