Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sebanyak 50 Yacht dari 11 Negara Sandar di BMTH Benoa Bali

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 17:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebanyak 50 Yacht dari 11 Negara Sandar di BMTH Benoa Bali Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Arsip foto - Sejumlah kapal wisata atau yacht sandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar.

DENPASAR - Sebanyak 50 kapal wisata mewah atau yacht dari 11 negara sandar perdana di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa, Denpasar.

"Kami harap kehadiran BMTH dapat memberikan dampak berkelanjutan kepada perkembangan pariwisata Indonesia," kata Direktur Utama PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) Joko Noerhudha di Denpasar, Bali, Jumat (4/10).

Dia menjelaskan, kehadiran kapal wisata mewah itu serangkaian program wisata maritim bertajuk Sail to Indonesia Goes to BMTH yang diselenggarakan pada 2-4 Oktober 2024.

Pusat Pariwisata Bali atau BMTH, kata dia, memiliki beberapa zona, salah satunya adalah zona marina.

Dalam pengembangannya, pihaknya akan bekerja sama dengan beberapa mitra untuk menghadirkan layanan di atas air dan fasilitas darat seperti klub yacht, restoran, dan juga layanan yacht yang berstandar internasional.

Salah satu wisatawan kapal wisata itu yakni Olivia dari Australia menyampaikan antusiasmenya mengikuti rangkaian acara itu sekaligus mengenal seni budaya dan Bali dari jalur laut.

"Acara ini luar biasa dan seluruh acara yang disiapkan sangat menyenangkan bagi kami. Kami di sini dapat melihat pertunjukan seni budaya, kerajinan, dan menikmati pertunjukan musik lokal. Saya berharap dapat kembali ke BMTH tahun depan," ucapnya.

BMTH merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dipersiapkan untuk menjadi jangkar pariwisata maritim di Indonesia, yaitu sebagai destinasi yacht dan kapal pesiar atau cruise.

Pariwisata maritim tersebut diharapkan dapat membawa dampak ekonomi berganda kepada perkembangan pariwisata Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan BMTH dapat memperkuat konektivitas maritim dan logistik nasional sekaligus meningkatkan kapabilitas maritim Indonesia sebagai pusat maritim global.

Ada pun Sail to Indonesia itu, kata dia, tak hanya mempromosikan Bali sebagai tujuan wisata global, tapi juga menjadikannya sebagai pusat kegiatan maritim.

Di sisi lain, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno juga menyampaikan BMTH berperan penting untuk mempromosikan destinasi wisata bahari Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.