Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 11:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II Doc: ST/EPA
Ket. Russia mengancam akan membalas jika Ukraina mengganggu peringatan Perang Dunia II pada 9 Mei di Moskow.

MOSKOW - Russia memperingatkan para diplomat asing di Kyiv bahwa pihaknya akan menyerang kota itu jika Ukraina mengganggu peringatan Perang Dunia II di Moskow akhir pekan ini. 

Russia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai ancamannya, dan Ukraina tidak segera memberikan tanggapan.

Russia dan Ukraina saling melancarkan serangan pada hari Kamis (7/5), melukai 13 orang di kota perbatasan Russia, Bryansk, dan satu orang di Dnipro, Ukraina, menurut pejabat dari kedua belah pihak.

Setiap tahun, Russia memperingati Hari Kemenangan Perang Dunia II pada tanggal 9 Mei dengan parade militer besar-besaran melalui Lapangan Merah.

Pekan ini, negara itu mengumumkan gencatan senjata sepihak dengan Ukraina antara tanggal 8 dan 9 Mei bertepatan dengan peringatan tersebut.

Dalam sebuah nota kepada misi diplomatik asing dan organisasi internasional pada hari Rabu, Russia memperingatkan akan melancarkan "serangan balasan" terhadap ibu kota Ukraina, "termasuk terhadap pusat-pusat pengambilan keputusan", jika Ukraina mengganggu peringatan pada hari Sabtu ini.

Pernyataan itu mendesak mereka untuk "memastikan evakuasi tepat waktu personel dari misi diplomatik dan misi lainnya, serta warga negara, dari kota Kyiv".

Tidak ada reaksi langsung dari Ukraina.

Wali Kota Moskow Sergei Sobianin mengatakan pada hari Kamis, setidaknya lima drone yang "terbang menuju Moskow" telah dihancurkan.

Satu orang terluka dalam serangan Russia di Dnipro, menurut pembaruan pada hari Kamis dari Oleksandr Ganzha, kepala administrasi regional.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkritik Russia karena menuntut gencatan senjata pada tanggal 9 Mei, hari libur penting bagi Presiden Russia Vladimir Putin.

Zelenskyy mengisyaratkan bahwa Moskow khawatir drone Ukraina akan "berterbangan di atas Lapangan Merah".

Ukraina mengusulkan gencatan senjata sendiri untuk tanggal 6 Mei, yang diabaikan oleh Russia.

"Hari ini, hampir sepanjang hari, hampir setiap jam, kami menerima laporan serangan dari berbagai wilayah," kata pemimpin Ukraina itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.