Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RS Ruslan di Kota Mataram Kini Punya Program Layanan Bayi Tabung

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 13:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
RS Ruslan di Kota Mataram Kini Punya Program Layanan Bayi Tabung Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana (pegang layar) meresmikan program bayi tabung di Rumah Sakit H Moh Ruslan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (8/8-2025).

MATARAM - Rumah Sakit H Moh Ruslan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai membuka program layanan bayi tabung untuk membantu serta memudahkan pasangan suami istri yang ingin memiliki keturunan.

Pembukaan layanan bayi tabung tersebut dicanangkan oleh Wali Kota Mataram Mohan Roliskana sekaligus peresmian gedung program bayi tabung (IVF), dihadiri Direktur Utama RS H Moh Ruslan Mataram NK Eka Nurhayati beserta jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kota Mataram, di Mataram, Jumat (8/8).

Direktur Utama RS H Moh Ruslan Mataram NK Eka Nurhayati mengatakan dengan dibukanya layanan program bayi tabung berbasis rumah sakit daerah, RS H Moh Ruslan menjadi RS pertama di Indonesia menyiapkan layanan tersebut.

"Layanan IVF itu menjadi kebanggaan bagi Kota Mataram. Bahkan, kini sudah banyak daerah yang melirik untuk studi banding,' katanya.

Untuk saat ini, katanya, program bayi tabung di RS Ruslan sedang menangani delapan pasangan suami istri yang ikut program bayi tabung.

Sebanyak delapan pasangan itu merupakan pasangan yang dinilai lolos seleksi mengikuti program bayi tabung dari sekitar 50 pasangan yang sudah mendaftar.

Laboratorium program bayi tabung di RS Ruslan bisa melayani sebanyak-banyaknya, bahkan hingga 50 pasangan, namun harus tetap diseleksi agar pasangan yang ikut program tersebut masih sehat dan produktif.

"Proses bayi tabung biasanya kami pantau hingga trimester pertama," katanya.

Menyinggung biaya, Eka mengatakan proses program bayi tabung ini tidak ditanggung BPJS, sehingga untuk biaya layanan bayi tabung mulai dari sekitar Rp65 juta dan itu akan masuk menjadi pendapatan baru daerah.

Besaran biaya yang dikeluarkan tergantung dari usia, apalagi usia pasien sangat berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan bayi tabung.

"Apalagi kalau usia sudah di atas 30 tahun, sebab cadangan sel telur berkurang," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana usai pencanangan program bayi tabung di RS Ruslan mengaku bangga atas inovasi dan kerja keras tim RS H Moh Ruslan Mataram.

"Keberhasilan tersebut menjadi simbol kami bisa memberikan harapan dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga," katanya.

Keberadaan layanan bayi tabung di RS H Moh Ruslan, lanjutnya, bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menjalani program tersebut tanpa harus ke luar daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

34 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.