Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ridwan Kamil Tak Akan Andalkan APBD untuk Bangun Jakarta

📅 Rabu, 28 Agu 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ridwan Kamil Tak Akan Andalkan APBD untuk Bangun Jakarta Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. TERIMA REKOMENDASI -- Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil (kiri)-Suswono (kanan) memberikan keterangan usai menerima rekomendasi Partai Demokrat untuk maju pada Pilkada Provinsi DKI Jakarta di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (27/8). Partai Demokrat memberikan rekomendasi kepada Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil-Suswono, Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin, serta Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur Jabar Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan untuk maju pada Pilkada serentak 2024.

JAKARTA - Bakal calon gubernur (bacagub) DKI Jakarta Ridwan Kamil mengatakan gubernur harus pintar dan kreatif mencari cara untuk bisa tetap membangun daerah dan tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja.

"APBD itu palsu dan terbukti maksimal hanya sanggup membiayai 20 persen dari kebutuhan membangun sebuah wilayah. Maka gubernurnya, pemimpinnya, harus pintar-pintar mencari yang 80 persen (sisanya)," katanya saat menyambangi Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta di Cikini, Jakarta Pusat, kemarin.

Pria yang kerap disapa RK itu menuturkan, selain APBD, daerah bisa mencari peluang pendanaan pembangunan mulai dari APBN, dana sosial perusahaan (CSR) hingga obligasi daerah sebagaimana dilakukannya semasa menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

"Ada namanya APBN. Bayangin, bagaimana dapatkan APBN? Di era hari ini ya kita harus punya komunikasi, hubungan baik, karena hal-hal formal biasanya mulus oleh hal-hal informal. Oleh silaturahim," katanya.

RK, yang belakangan minta dipanggil Bang Emil khusus untuk Pilkada Jakarta, juga menyebutkan alternatif pendanaan lain yang bisa dilakukan adalah Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Ia pun mencontohkan pembangunan salah satu rumah sakit di Depok yang tidak menggunakan APBD melainkan memanfaatkan investasi dari Australia. "Jadi jangan kita ubah ya, bahwa 'mindset' seluruh urusan di wilayah ini dikit-dikit harus APBD, APBD, APBD. Enggak, saya akan buktikan itu," ujarnya.

Alternatif pembiayaan yang bisa dilakukan, yaitu obligasi daerah atau pinjaman jangka panjang hingga pinjaman perbankan. RK pun mengaku sudah memiliki rencana akselerasi pengembangan Jakarta tanpa mengandalkan APBD dalam lima tahun ke depan.

Banjir Jakarta

Ridwan Kamil juga menyebutkan pernah bekerja sama dengan Presiden Jokowi membangun dua waduk di wilayah Bogor, Jawa Barat, untuk mengatasi banjir di DKI Jakarta.

"Dulu saya pernah, (ketika menjabat) Gubernur Jawa Barat, sebenarnya sudah kerja duluan, saya juga bantu kurangi banjir (Jakarta), bersama Pak Jokowi membangun dua waduk di Bogor," katanya dalam kunjungannya ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta, Sabtu.

Dengan waduk tersebut, kata Ridwan, hujan Bogor tidak langsung mengalir ke Jakarta melainkan tertampung dahulu.

Ridwan Kamil mengaku tim pemenangannya telah merumuskan sekitar 70 gagasan sebagai visi-misi pasangan, termasuk penyelesaian masalah banjir di Jakarta.

Ridwan Kamil bersama pasangannya, Suswono, dijadwalkan mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah ke Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta pada Rabu, 28 Agustus 2024. "Insyaallah kami akan daftar ke KPU besok jam 2," kata Ridwan Kamil (RK) setelah menerima surat rekomendasi dari Partai Demokrat di Jakarta, Selasa.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memastikan Koalisi Indonesia Maju (KIM) tetap kompak pasca Golkar mengikuti jejak PDI Perjuangan mengusung Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi jadi bakal calon gubernur dan wakil gubernur Banten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.