Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rehabilitasi di Rumah Sudah Dekat

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 06:15 WIB | Oleh:
Rehabilitasi di Rumah Sudah Dekat Doc: University of Houston
Ket. Peralatan rehabilitasi stroke portabel di rumah yang dikembangkan di laboratorium Jose Luis Contreras-Vidal, direktur UH BRAIN Center. Di sebelah kiri, headset yang dikembangkan untuk proyek tersebut mengendalikan lengan robotik, atau rangka luar

Dunia rehabilitasi stroke di rumah semakin berkembang pesat, setelah pengembangan headset EEG. Alat ini dapat menghubungkan otak pasien stroke dengan rangka luar bertenaga untuk tujuan rehabilitasi.

Dunia rehabilitasi stroke di rumah semakin berkembang pesat. Antarmuka otak-komputer portabel berbiaya rendah baru yang menghubungkan otak pasien stroke dengan rangka luar bertenaga untuk tujuan rehabilitasi telah divalidasi dan diuji di University of Houston.

"Kami merancang dan memvalidasi headset elektroda kering yang mudah digunakan dan nirkabel untuk perekaman elektroensefalografi (electroencephalography/EEG) kulit kepala untuk antarmuka otak-komputer (brain-computer interface/BCI) loop tertutup dan aplikasi internet-of-things (IoT)," lapor profesor Jose Luis Contreras-Vidal, Hugh Roy dan Lillie Cranz Cullen Distinguished Professor bidang teknik listrik dan komputer, dalam jurnal Sensors.

Lembaga Contreras-Vidal selama ini dikenal sebagai pelopor internasional dalam antarmuka otak-mesin noninvasif dan penemuan perangkat robotik. BCI berbasis EEG adalah sistem yang menyediakan jalur antara otak dan perangkat eksternal dengan menafsirkan EEG.

Dengan kata lain, perangkat tersebut membaca pikiran pasiean, menafsirkan aktivitas otak untuk memulai gerakan robotik. Antarmuka otak-mesin berdasarkan EEG kulit kepala juga berpotensi untuk meningkatkan plastisitas kortikal setelah stroke, yang telah terbukti meningkatkan hasil pemulihan motorik.

Headset yang dapat disesuaikan, yang dirancang dari komponen komersial siap pakai, dapat mengakomodasi 90 persen populasi. Ada paten yang sedang menunggu keputusan untuk algoritma BCI dan braket elektroda kering yang dapat diposisikan sendiri yang memungkinkan pemosisian sendiri secara vertikal sambil membelah rambut pengguna untuk memastikan kontak elektroda dengan kulit kepala.

"Kami menggunakan pendekatan multi-cabang yang menyeimbangkan interoperabilitas, biaya, portabilitas, kegunaan, faktor bentuk, keandalan, dan operasi loop tertutup," kata Contreras-Vidal.

Dalam prototipe terkini, lima elektroda EEG dimasukkan ke dalam braket elektroda yang membentang di korteks sensorimotor dan tiga sensor kulit disertakan untuk mengukur gerakan mata dan kedipan mata. Unit gerakan inersia, yang mengukur gerakan kepala, memungkinkan sistem pencitraan otak-tubuh portabel untuk aplikasi BCI.

"Kebanyakan sistem BCI berbasis EEG komersial dihubungkan ke perangkat keras pemrosesan yang tidak bergerak atau memerlukan pemrograman atau pengaturan yang rumit, sehingga sulit untuk digunakan di luar klinik atau laboratorium tanpa bantuan teknis atau pelatihan ekstensif. Sistem BCI portabel dan nirkabel sangat disukai sehingga dapat digunakan di luar laboratorium dalam aplikasi seluler klinis dan non-klinis di rumah, kantor, atau tempat bermain," kata Contreras-Vidal.

"Penguat EEG komersial dan headset BCI saat ini sangat mahal, kurang interoperabilitas, atau gagal memberikan kualitas sinyal tinggi atau operasi loop tertutup, yang sangat penting untuk aplikasi BCI," kata Contreras-Vidal. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

11 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.