Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ternyata Paduan Kunyit dan Madu Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

📅 Kamis, 27 Mar 2025, 13:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ternyata Paduan Kunyit dan Madu Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Doc: ANTARA/Istockphoto.
Ket. Minuman yang dibuat dari madu dan kunyit.

JAKARTA - Paduan kunyit dan madu dapat meningkatkan antioksidan, mengurangi peradangan, dan bahkan membantu menurunkan berat badan menurut ahli.

Makan makanan sehat yang berfokus pada makanan anti-inflamasi, termasuk kunyit dan madu, dapat membantu menurunkan berat badan, kata Tracey Brigman, seorang profesor klinis di University of Georgia, kepada Verywell Health pada Rabu (26/3).

Brigman menyampaikan bahwa diet anti-inflamasi mengandung makanan yang kaya serat, nutrisi, dan fitokimia.

Selain membantu menurunkan berat badan, kunyit dan madu dapat mendatangkan manfaat bagi kesehatan dengan cara lain.

Kunyit memperoleh khasiat antiradang dan antioksidan dari senyawa alami yang disebut kurkumin.

"Kunyit juga kaya akan fitokimia yang dapat memberikan manfaat kesehatan protektif untuk melawan kanker dan penyakit jantung," kata Brigman.

Sementara madu mengandung gula, asam amino, mineral, dan vitamin yang memberikan manfaat antioksidan dan anti-inflamasi.

"Penelitian tentang madu menunjukkan antioksidan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, dapat membantu meringankan masalah saluran pencernaan, dan dapat menawarkan manfaat antidepresan dan anti-kecemasan,” kata Brigman.

Kunyit dan madu dapat dimasukkan ke dalam diet dengan menyajikannya dalam bentuk minuman seperti teh atau smoothie.

Selain itu, kunyit dan madu dapat digunakan untuk membumbui ayam dan ikan atau dijadikan sebagai bagian dari saus salad.

Julia Zumpano, nutrisionis terdaftar di Cleveland Clinic, mengatakan bahwa kunyit dan madu juga bisa dicampur dengan susu hangat.

Dia merekomendasikan minuman susu hangat campur kunyit dan madu dengan tambahan jahe untuk memperbaiki pencernaan dan mengatasi peradangan dan lada hitam untuk meningkatkan penyerapan.

Para ahli mengingatkan bahwa kunyit, terutama dalam bentuk suplemen, sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.

"Efek samping suplementasi dapat mencakup gangguan indeks glikemik, peningkatan risiko batu ginjal, dan penyakit hati," kata Brigman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.